Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Makan di restoran, gemukkan badan kuruskan dompet

Makan di restoran, gemukkan badan kuruskan dompet Ilustrasi makan berlebihan. ©2012 Merdeka.com/Shutterstock/Poznyakov

Merdeka.com - Makan memang menjadi kebutuhan sehari-hari setiap makhluk hidup, apa lagi manusia. Tetapi, kadang kita terlalu banyak makan, bukan karena lapar, namun rasanya yang begitu enak dan bikin 'nagih'. Akibatnya, beberapa orang makan secara berlebihan dan bingung bagaimana cara berhenti.

Padahal, makan terlalu berlebihan bisa mengancam kesehatan kita. Tidak hanya itu, makanan juga menjadi salah satu penyebab timbulnya berbagai penyakit mematikan. Untuk menghindarinya, Anda harus tahu terlebih dahulu mengapa hal ini bisa terjadi agar kita bisa mencegahnya.

Berikut 5 alasan mengapa seseorang makan berlebihan, seperti dilansir dari Cheat Sheet.

Memanjakan diri dengan makanan

dengan makananRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kita mungkin tidak menyadari melakukan hal ini. Namun jika dipikir ulang, kita terlalu memanjakan diri dengan selalu memberi 'hadiah' pada diri kita sendiri. Misalnya, setelah lelah seharian bekerja, Anda ingin memberi hadiah pada diri sendiri dengan membeli double burger sebagai makan malam.

Jika Anda terlalu sering berpikir seperti itu, maka hal tersebut bukan lagi sebagai 'hadiah', namun sudah menjadi kebiasaan. Hal ini bisa memicu berat badan yang tidak terkontrol dan penyakit di sana sini. Lalu, apa yang bisa dilakukan?

Anda bisa memecahkan masalah ini dengan cara mencatat makanan yang berkalori tinggi atau makanan yang tidak sehat yang Anda sukai. Anda hanya boleh memakan makanan tersebut jika Anda memang pantas menerimanya. Anda bisa membuat pencapaian tertentu yang hanya bisa di peroleh sebulan sekali atau 2 minggu sekali, untuk membeli makanan yang super enak tetapi tidak terlalu sehat.

Mengonsumsi makanan dengan pemanis buatan

dengan pemanis buatanRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Makanan dan minuman manis memang sangat enak dikonsumsi. Rasa manis yang terkandung pada makanan tersebut membuat kita terus memakannya dan tidak ingin berbagi. Namun, pemanis buatan yang biasa digunakan pada makanan dan minuman bisa mendatangkan malapetaka bagi kesehatan.

Menurut penelitian Purdue University, pemanis buatan bisa mengganggu kemampuan tubuh untuk mengontrol seberapa banyak makanan yang harus Anda makan. Selain itu, pemanis buatan yang banyak beredar, mempunyai kadar kemanisan 200 hingga 7000 kali lebih manis dibandingkan rata-rata rasa manis. Tidak hanya itu, dari waktu ke waktu pemanis tersebut bisa melemahkan kemampuan tubuh untuk menghitung kalori yang sesuai dengan tubuh Anda. Sehingga, tubuh akan sulit mendeteksi kapan Anda merasa kenyang.

Sering makan di luar rumah

di luar rumahRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Menurut penelitian USDA, lebih dari 40 persen makanan yang dikonsumsi seseorang adalah makanan yang dibuat di luar rumah, seperti restoran, warung, cafe. Padahal makan di luar cenderung membuat Anda makan dengan porsi yang lebih besar. Hal ini membuat Anda makan berlebihan tanpa menyadarinya.

Anda bisa mengatasi hal ini dengan cara mencari tahu kalori yang terkandung pada makanan yang akan Anda makan melalui internet. Jika memungkinkan, Anda juga bisa meminta setengah porsi saja atau membagi makanan tersebut dengan orang lain. Cara yang lain, tanamkan pada diri Anda jika sudah makan banyak hari ini, besok Anda harus membakar kalorinya dengan olahraga rutin.

Terganggu saat makan

makanRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Apakah Anda sering makan sambil menonton tv, bermain smartphone, atau sambil bermain laptop? Hal inilah yang bisa memicu Anda makan terlalu banyak. Makan adalah aktivitas sendiri dan Anda harus memperhatikan makanan yang masuk di mulut Anda. Jika Anda sisipi dengan berbagai kegiatan lain, perut Anda merasa susah untuk merasa kenyang.

Ada sebuah penelitian di Inggris yang bisa membantu Anda mengidentifikasinya. Jika Anda mengingat makanan yang Anda makan tadi siang, maka orang tersebut makan 30 persen lebih sedikit dari pada mereka yang susah mengingat atau bahkan tidak mengingatnya. Mengingat apa yang terakhir kali Anda makan dan sadar akan rasa kenyang, memiliki efek yang signifikan pada makan berikutnya.

Kurang tidur

makan di restoran, gemukkan badan kuruskan dompetRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kurang tidur bisa membuat kemauan Anda semakin meningkat. Sebuah penelitian dari Proceedings of the National Academy of Sciences, menemukan bahwa kurang tidur bisa menyebabkan seseorang makan 5 persen lebih banyak per hari. Kelelahan akibat kurang tidur juga bisa menurunkan kemampuan Anda untuk menghindari stres. Jadi, Anda harus tidur yang cukup agar Anda bisa segar setiap hari.

Itulah 5 penyebab Anda makan terlalu banyak. Jika ingin berat badan dan kesehatan terjaga, Anda bisa memulai mencegahnya mulai sekarang. Semoga berhasil!

(mdk/lar)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP