Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Lutut kamu cedera? Jangan olesi dengan balsem

Lutut kamu cedera? Jangan olesi dengan balsem Ilustrasi lutut sakit. ©Shutterstock.com/Juriah Mosin

Merdeka.com - Setiap minggu, merdeka.com membuka layanan tanya jawab seputar masalah kesehatan. Dalam proyek ini, kami bekerja sama dengan tim dokter dari meetdoctor.com yang akan memberi jawaban atas pertanyaan yang disampaikan oleh pembaca. Berikut adalah salah satu pertanyaan yang sudah sampai di redaksi merdeka.com.

Pertanyaan

Bagaimana cara paling ampuh untuk pulih dari cedera dislokasi tempurung lutut?

Jawaban

Cedera lutut bisa menerpa salah satu bagian dari struktur penyusun lutut. Bagian-bagian yang menyusun lutut, antara lain ligamen, tulang rawan, dan tulang keras. Ketika lutut mengalami cedera, bisa menimbulkan rasa nyeri, memar, atau bengkak. Ketiga hal tersebut bisa diderita selang beberapa menit setelah seseorang mengalami cedera lutut. Terjepitnya jaringan saraf atau rusaknya pembuluh darah adalah dua kondisi yang umumnya terjadi dan menjadi penyebab rasa sakit. Akibat lain yang biasa ditimbulkan akibat cedera lutut adalah mati rasa pada kaki bagian bawah. Selain itu, kaki bagian bawah bisa jadi merasakan lemah, dingin, kesemutan, kebiruan, atau pucat.

Saat mengalami cedera lutut, hal yang harus dilakukan dalam waktu 2-3 hari sejak mengalami cedera ada di bawah ini.

  • Jangan menggunakan sendi lutut karena dengan mengistirahatkan sendi dapat memberikan dampak baik untuk mengurangi sakit.
  • Segera hentikan apa pun aktivitas fisik yang sedang dijalani.
  • Kompres dengan air es selama 15 menit tiap dua jam untuk mengurangi rasa sakit akibat pembengkakan dan pendarahan internal.
  • Untuk mencegah penyebaran cedera dan sakit, perban lutut saat mengalami cedera.
  • Berbaringlah dengan posisi lutut berada di atas tubuh.
  • Jangan memberikan air panas atau balsem pada sendi yang cedera.
  • Jangan mengonsumsi minuman beralkohol karena bisa memperparah pembengkakan dan perdarahan.
  • Perdarahan dan pembengkakan bisa bertambah parah jika dilakukan pemijatan pada daerah cedera. Maka dari itu, jangan lakukan pemijatan pada lokasi sendi yang cedera.

    Dijawab oleh dr. Deffy

    Minggu ini merdeka.com mengusung tema seputar Kehamilan. Punya pertanyaan? Yuk kirim pertanyaan Anda ke support@merdeka.com. Jangan lupa sertakan alamat akun media sosial Anda juga yah. (mdk/feb)

    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP