Konsumsi makanan berlemak tingkatkan risiko kanker pankreas
Merdeka.com - Konsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi mampu meningkatkan risiko kanker pankreas, demikian menurut penelitian terbaru.
Penelitian tersebut tepatnya melibatkan tikus percobaan laboratorium yang menjadi obesitas akibat mengonsumsi makanan berlemak dan berkalori tinggi. Selain obesitas, tikus juga akhirnya terserang kanker pankreas.
Sebagaimana dilansir dari Health, penelitian dilakukan oleh para ahli dari University of California di Los Angeles. Meskipun demikian, peneliti menegaskan kalau hal serupa belum tentu terjadi pada manusia, sebab mereka hanya melakukan riset pada hewan percobaan.
"Hal ini juga bukan semata-mata berarti mengonsumsi makanan berlemak bisa menyebabkan kanker pankreas. Namun kaitan antara keduanya cukup tinggi," terang kepala peneliti Dr Guido Eibl.
Kanker pankreas adalah salah satu jenis kanker yang paling mematikan. Hanya tiga sampai lima persen penderita yang divonis kanker ini memiliki kesempatan hidup lebih dari lima tahun.
Pada banyak kasus, kanker pankreas juga baru bisa dideteksi setelah kondisi pasien memasuki stadium lanjut. Sampai saat ini pun belum ada pengobatan yang efektif untuk mengobati kanker pankreas. Sehingga peneliti berusaha keras untuk menemukan pencegahannya.
Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam jurnal Cancer Prevention Research.
Baca juga:Jalan kaki, olahraga ringan yang turunkan risiko kanker5 Ucapan ini paling menyakiti penderita kanker payudaraCegah kanker payudara dengan 7 makanan ini5 Hal yang wajib diketahui tentang kanker payudaraAntibodi hiu adalah obat kanker payudara? (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya