Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Konsumsi Berbahan Dasar Kedelai Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara pada Wanita

Konsumsi Berbahan Dasar Kedelai Bisa Turunkan Risiko Kanker Payudara pada Wanita Ilustrasi kedelai. ©Shutterstock.com/R. Kongmuang

Merdeka.com - Terdapat berbagai makanan olahan berbahan kedelai yang kita konsumsi sehari-hari. Mulai dari tahu, tempe, kecap, hingga susu kedelai, hampir setiap hari kehidupan kita tak lepas dari konsumsi bahan makanan ini.

Konsumsi makanan berbahan dasar kedelai merupakan salah satu hal yang sudah dikenal pada banyak daerah di Asia sejak masa lalu. Selain itu, makanan berbahan kedelai juga cenderung memiliki harga yang lebih murah dibanding daging.

Kedelai sendiri merupakan bahan makanan yang sangat baik karena kaya dengan protein, kalsium, vitamin B, serat, asam lemak tak jenuh, zat besi, dan zinc. Sebuah penelitian juga menyebut bahwa konsumsi makanan ini berhubungan dengan menurunnya risiko penyakit jantung.

Walau kedelai memiliki segunung manfaat, namun pada beberapa orang tidak disarankan untuk mengonsumsi makanan ini dalam jumlah besar. Kandungan isovlavones yang sangat tinggi pada kedelai disebut para ahli dapat memicu munculnya kanker payudara.

Kendati sebuah penelitian terdahulu menyebut bahwa kanker dapat memicu kanker, namun penelitian terbaru membantah hal ini. Sebuah penelitian mengungkap bahwa konsumsi kedelai pada wanita bisa mengurangi risiko kanker payudara.

Risiko Kematian Menurun karena Konsumsi Kedelai

menurun karena konsumsi kedelai rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Dilansir dari Medical Daily, sebuah penelitian dilakukan terhadap 6.000 wanita yang memiliki kanker payudara. Diketahui bahwa tingginya konsumsi kedelai bisa menurunkan angka kematian partisipan penelitian hingga 21 persen.

Penelitian tersebut mengungkap bahwa risiko kematian karena penyakit ini menurun secara signifikan pada wanita yang memiliki kanker payudara agresif. Temuan ini tentu sangat mengejutkan karena manfaat yang bisa diperoleh dari kedelai ini.

Diketahui Meningkatkan Peluang Hidup

peluang hidup rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

"Temuan kami menyatakan bahwa pada wanita pemilik kanker payudara dengan hormon reseptor negatif, konsumsi makanan berbahan kedelai secara potensial memiliki manfaat untuk meningkatkan kemungkinan hidup mereka," ungkap Fang Fang Zhang, profesor dari Tufts University, Massachusetts.

Mungkin Disebabkan Hal Lain

hal lain rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Walau begitu, kedelai mungkin juga tidak menjadi alasan utama mengapa risiko kematian wanita tersebut menurun. Pasalnya, hampir semua pola makan sehat menganjurkan kedelai sehingga bisa jadi ada faktor lain yang membantu mengatasi dampak dari kanker payudara ini.

Pola makan para penderita kanker ini hanya sedikit melibatkan makanan olahan atau yang tak sehat. Selain dari pola makan, peneliti juga harus mempertimbangkan faktor eksternal lainnya.

Umumnya Dikonsumsi Sebagai Pengganti

sebagai pengganti rev1Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Pada penelitian terpisah, tim peneliti menemukan bahwa mengubah indeks massa tubuh partisipan penelitian bisa menurunkan risiko kanker payudara. Hal ini bisa terjadi bahkan dengan konsumsi makanan berbahan kedelai dalam jumlah rendah.

"Makanan berbahan kedelai pada umumnya dikonsumsi sebagai pengganti makanan tinggi lemak seperti daging dan makanan berbasis susu lainnya," ungkap JoAnn Pinkerton, profesor dari University of Virginia Health System.

"Sebaliknya, sebagian besar makanan berbahan kedelai memiliki lemak jenuh dalam jumlah rendah," tandasnya.

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP