Kondisi hidung jadi tanda ancaman 4 penyakit kronis ini
Merdeka.com - Indra penciuman bagaimanapun juga merupakan bagian yang penting dari tubuh dan juga sangat penting tentunya. Tetapi, bagaimana jika perlahan kepekaan indra penciuman kamu mulai memudar?
Perubahan kemampuan atau kepekaan indra penciuman ternyata juga disebabkan oleh beberapa penyakit. Munculnya gangguan pada indra penciuman seringkali muncul sebagai gejala awal dari kemunculan penyakit tertentu.
Melansir dari prevention.com, berikut ini merupakan empat penyakit yang gejalanya ditunjukkan oleh berkurangnya kepekaan indra penciuman seseorang.
Alzheimer
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comDengan menggunakan selai kacang para peneliti dari University of Florida membandingkan kemampuan indra penciuman untuk masing-masing lubang hidungnya (kiri dan kanan). Mereka menemukan bahwa orang-orang yang indra penciumannya tak begitu peka pada lubang hidung sebelah kiri memiliki kemungkinan risiko terkena alzheimer pada tahap awal.Â
Ileana Showalter,seorang spesialis telinga hidung tenggorokan (THT) tak heran dengan penemuan tersebut. Dirinya membenarkan bahwa penurunan kepekaan indra penciuman adalah salah satu tanda-tanda awal penyakit alzheimer. Showalter juga menjelaskan bahwa penyakit degeneratif otak ini mulai berdampak pada rasa penciuman bahkan sebelum gejala diagnostik alzheimer lainnya muncul.
Parkinson
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comUntuk mendapatkan hasil penciuman yang kuat, otak dan hidung harus bekerjasama dengan baik. Hidung memiliki neuron sensorik penciuman yang akan mengirimkan pesan ke otak ketika hidung menangkap bau sesuatu. Dengan begitu bau tersebut akan diidentifikasi.Â
Sehingga ketika kamu tak mampu membedakan atau bahkan mencium bau tertentu yang cukup jelas (misalkan seperti aroma ikan goreng atau bau asap kendaraan) ini bisa menjadi pertanda bahwa ada sesuatu yang salah di otak kamu.
Parkinson adalah gangguan otak degeneratif yang salah satu gejalanya juga ditunjukkan oleh hilangnya kepekaan indra penciuman seseorang.
Tekanan darah tinggi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBanyak faktor yang berkontribusi terhadap risiko tekanan darah tinggi, seperti terlalu banyak mengonsumsi garam misalnya. Hanya saja, siapapun tak menutup kemungkinan untuk mengalami kelebihan garam.
Alan R Hirsch,seorang ahli saraf dan psikiater mengungkapkan adanya hubungan antara rasa dan bau. Orang-orang tidak menyadari bahwa 90% dari rasa adalah bau. Jadi, ketika mereka tidak bia merasakan sesuatu, ini menunjukkan ada kerusakan pada indra penciuman.Â
Obesitas dan diabetes
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comJika kamu tak mampu mencium bau sekaligus tak peka terhadap rasa makanan dengan baik, ada kemungkinan kamu akan mengonsumsi makanan secara berlebihan.
Ini karena kamu sedikit sulit untuk merasa kenyang. Hanya saja,mengonsumsi makanan secara berlebihan membuat kamu lebih rentan terkena obesitas. Sedangkan obesitas menjadi faktor utama yang memposisikan kamu pada risiko tinggi terkena diabetes.
(mdk/SRA)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya