Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kolesterol baik dan jahat, apa bedanya?

Kolesterol baik dan jahat, apa bedanya? Ilustrasi kolesterol. ©shutterstock.com/Robert Pernell

Merdeka.com - High Density Lipoprotein biasanya dikenal sebagai kolesterol baik. Sementara Low Density Lipoprotein merupakan kolesterol jahat. Apa perbedaan dan fungsinya bagi tubuh? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Health Me Up berikut ini.

PengertianHDL memiliki tugas untuk membawa kolesterol kembali ke hati dari jaringan dan mencegah penggumpalan di arteri. Sementara LDL sifatnya justru berkumpul di pembuluh darah dan menyumbat arteri.

SumberSumber kolesterol baik bisa diperoleh dari kacang almond, mete, minyak zaitun, kacang tanah, alpukat, kedelai, kenari, tuna, dan biji labu. Sementara ayam tanpa kulit dan daging cukup rendah kolesterolnya dan buah-buahan serta sayuran tidak mengandung kolesterol sama sekali.

Kemudian sumber kolesterol jagat adalah keju, mentega, krim, kuning telur, kulit ayam, daging merah, dan susu.

Manfaat dan kerugianKarena sifatnya baik, HDL memiliki manfaat menurunkan kolesterol dalam darah sehingga menurunkan risiko penyakit kardiovaskular. Berbeda dengan LDL yang sifatnya jahat, kadar berlebihan dalam tubuh bisa memicu penyakit jantung, stroke, dan penyakit ginjal.

Itulah kolesterol, baik yang jahat maupun yang baik. Cobalah meningkatkan kadar HDL dan menurunkan LDL demi menjaga kesehatan tubuh Anda.

Baca juga:6 Menu sarapan cepat dan sehat7 Kelebihan orang yang selalu sarapanPola makan saat balita bisa tentukan risiko penyakit jantung5 Menu sarapan sehat untuk vegetarianBelasan manfaat sarapan oatmeal setiap hari (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP