Kencan dengan si dia berakhir buruk? Ini efeknya bagi kesehatan!
Merdeka.com - Anda baru saja bertemu seseorang yang menarik perhatian Anda? Setelah berkenalan dengannya, Anda mungkin mencoba menghabiskan waktu untuk mengobrol dengannya.
Kalian mungkin merasa cocok dan ingin mencoba berkencan. Namun, bila kencan itu berakhir dengan tidak menyenangkan, itu bisa memiliki efek yang merusak pada tubuh Anda.
Seorang psikolog menemukan bahwa pengalaman kencan yang tidak menyenangkan dapat memicu perasaan depresi, membuat orang makan berlebihan, menyebabkan stres, dan bahkan memicu jerawat.
Kondisi itu disebabkan oleh stres yang terjadi karena kencan yang buruk. Stres itu menyebabkan peningkatan kortisol dan testosteron dalam tubuh.
Peningkatan kortisol dapat mempengaruhi nafsu makan dan membuat Anda ingin ngemil. Sementara itu, testosteron merangsang kelenjar sebaceous untuk mengeluarkan lebih banyak sebum di kulit, yang akhirnya dapat menyebabkan jerawat.
Kondisi itu bisa diperparah oleh stres psikologis yang umumnya dapat menurunkan sistem kekebalan tubuh dan memperlambat proses penyembuhan, yang berarti kulit juga membutuhkan waktu lebih lama untuk sembuh.
Sebaliknya, kencan yang menyenangkan bisa mendorong pelepasan endorfin dan serotonin dalam tubuh. Itu membuat seseorang terlihat lebih bercahaya dan optimis dalam menyikapi hidup, termasuk perilaku kesehatan yang lebih positif seperti berolahraga dan pola makan yang baik.
(mdk/des)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya