Kenali 10 tanda obesitas!
Merdeka.com - Obesitas adalah kondisi kelebihan berat badan yang disebabkan oleh pola hidup yang tidak sehat. Obesitas pun dianggap berbahaya karena kondisi ini bisa memicu berbagai penyakit mematikan, termasuk diabetes dan penyakit jantung.
Berikut ini, Health Me Up pun membagikan beberapa tanda seseorang positif obesitas. Simak selengkapnya.
Napas pendek
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPenderita obesitas umumnya sulit bernapas dan memiliki napas yang cukup pendek. Hal ini disebabkan oleh lemak yang berkumpul dan menghambat daerah leher dan dada. Sehingga penderita obesitas sulit mengambil maupun mengeluarkan udara untuk bernapas.
Nyeri lutut
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKelebihan berat badan memberikan tekanan ekstra pada daerah lutut dan pergelangan kaki. Akibatnya, persendian dan otot pada kaki sering mengalami nyeri. Dalam jangka panjang, nyeri lutut yang berkelanjutan bisa memperburuk postur tubuh.
Depresi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comObesitas biasanya memicu depresi bagi para penderitanya. Bukan cuma itu, meski tidak obesitas, orang yang berpikir bahwa dirinya gendut juga cenderung mudah stres. Sebab perasaan malu dan rendah diri bercampur menjadi satu dan bertambah parah menjadi depresi.
Asam lambung naik
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comPunya berat badan berlebih mampu memicu asam lambung yang naik ke kerongkongan. Jika hal tersebut terjadi, biasanya akan ada sensasi rasa terbakar, tekanan, dan rasa sakit di sekitar leher dan dada. Penyebabnya pun sama, adanya lemak yang menekan daerah lambung dan membuat asam lambung menjadi naik.
Mendengkur
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMendengkur disebabkan oleh getaran jaringan halus di tenggorokan dan leher ketika bernapas. Sementara itu, penderita obesitas mampu meningkatkan risiko apnea tidur yang identik dengan kondisi mendengkur.
Hipertensi
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comKasus obesitas yang terus meningkat ternyata diikuti dengan banyaknya orang yang menderita tekanan darah tinggi. Akibatnya, semakin banyak pula orang yang terserang penyakit jantung. Jadi tidak heran jika penderita obesitas berisiko tinggi terkena penyakit jantung.
Sakit punggung
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comBanyak orang mengeluhkan kondisi obesitas dan sakit punggung. Sebab lemak yang menumpuk membuat tulang belakang sulit menahan beban. Jika berat badan tidak diturunkan, sakit punggung berkelanjutan bisa meningkatkan risiko patah tulang dari dalam.
Masalah kulit
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comObesitas memicu timbulnya masalah kulit karena beberapa faktor, salah satunya adalah perubahan hormon. Bukan cuma itu, kulit yang melebar karena timbunan lemak berlebih juga menciptakan garis-garis halus. Sementara lipatan lemak membuat bakteri dan jamur tumbuh subur dan memicu infeksi.
Varises
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comVarises terjadi ketika vena melebar akibat melemahnya dinding pembuluh darah. Varises muncul berupa gumpalan pembuluh darah yang berwarna biru atau ungu dan kadang-kadang dikelilingi oleh kapiler merah tipis. Selain karena sejarah keluarga, biasanya penderita obesitas juga mengalami kondisi ini.
Datang bulan tidak teratur
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comSalah satu penyebab datang bulan tidak teratur adalah hormon yang tidak seimbang. Sementara hormon yang tidak seimbang biasanya dipicu oleh kondisi obesitas. Sebab kelebihan lemak memengaruhi kinerja hormon sehingga tidak bisa berfungsi secara normal.
Baca juga:Naik turun tangga lebih menyehatkan daripada olahraga di gym7 Kebiasaan sehat untuk membakar lemak lebih cepatKenapa berat badan berubah-ubah ketika ditimbang?Menghitung kalori melalui label tak akan bantu diet6 Camilan tengah malam yang tidak bikin gendut
(mdk/riz)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya