Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kecanduan makanan dan kecanduan narkoba, lebih bahaya yang mana?

Kecanduan makanan dan kecanduan narkoba, lebih bahaya yang mana? Ilustrasi makan berlebihan. ©Shutterstock/jayfish

Merdeka.com - Beberapa waktu yang lalu peneliti memastikan bahwa kecanduan makanan memang kondisi yang benar-benar ada dan bisa diderita oleh seseorang. Meskipun sebagian ahli lainnya kurang setuju, namun sebuah riset terbaru kembali membuktikan kalau konsumsi gula memang bisa mengaktifkan otak yang mampu terangsang oleh narkoba jenis kokain dan heroin.

Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, penelitian tersebut tepatnya dilakukan para ahli dari Harvard Medical School.

"Coba lihat, menurunkan berat badan seharusnya mudah. Cukup mengurangi kalori sehari-hari. Tetapi kenapa banyak orang gagal melakukannya?" ungkap kepala peneliti, Dr Belinda Lennerz.

Dr Lennerz dan timnya pun ingin tahu apakah kebiasaan makan berlebihan memang ada hubungannya dengan kondisi kecanduan.

Sebanyak 12 pria dewasa yang sehat namun kelebihan berat badan lantas dilibatkan dalam penelitian tersebut. Mereka dibagi menjadi dua dan diminta mengonsumsi jenis milkshake yang berbeda.

Satu milkshake tepatnya mengandung indeks glikemik tinggi (zat tepung dan gula tinggi) sementara milkshake lainnya mengandung indeks glikemik rendah.

Empat jam setelah minum milkshake, peneliti memeriksa kondisi otak responden dengan bantuan MRI. Dari situ, peneliti menemukan kalau area tertentu dalam otak responden yang minum milkshake dengan indeks glikemik tinggi menjadi aktif dan merasakan kenikmatan.

Pola aktivasi otak itu juga ditemukan pada orang-orang yang kecanduan narkoba, seperti heroin dan kokain. Artinya, peneliti mengklaim kalau kecanduan makanan dan kecanduan narkoba sama-sama berbahaya.

"Makanan memang dibutuhkan tubuh. Tetapi kalau sulit dikontrol dan konsumsinya melebihi kebutuhan harian, seseorang bisa disebut kecanduan makanan," tandas Dr Lennerz.

Baca juga:8 Kesalahan saat sarapanSarapan porsi besar lebih ampuh rampingkan pinggang5 Kebiasaan penderita anoreksiaTips menikmati makan siang yang lebih menyehatkan5 Keuntungan makan pelan-pelan (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP