Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kasihan, kulit bocah ini selalu mengelupas saat disentuh

Kasihan, kulit bocah ini selalu mengelupas saat disentuh Rhys Williams. ©Dailymail.co.uk/Mercury Press & Media Ltd

Merdeka.com - Sentuhan adalah salah satu bentuk komunikasi yang dilakukan manusia pada manusia lainnya. Sentuhan juga bentuk kasih sayang, seperti oleh ibu pada anaknya. Namun seorang anak laki-laki dari Bolton tak bisa merasakan sentuhan kasih sayang ibunya karena dia mengidap sindrom langka yang menyakitkan.

Rhys Williams, bocah berusia delapan tahun, memiliki penyakit langka yang dinamakan epidermolysis bullosa. Penyakit ini membuat kulit Rhys mengelupas dan terasa sangat sakit ketika dia terkena sentuhan atau gesekan sedikit saja pada sekujur tubuhnya dari kepala hingga kaki.

Karena penyakit ini Rhys tak bisa mendapatkan pelukan atau bahkan sentuhan dari orang lain. Karena setiap kali tersentuh kulitnya akan mengelupas dan membuatnya merasakan sakit yang sangat parah. Tak hanya itu, kulit yang mengelupas juga membuatnya memiliki banyak luka terbuka, seperti orang yang baru terjatuh.

Setiap hari tubuh Rhys harus diperban untuk melindungi kulitnya. Selain itu, dia juga disuntik morfin agar tak merasakan sakit ketika kulitnya mengelupas. Tak hanya mengalami sakit secara fisik, Rhys juga harus menelan kenyataan pahit bahwa dia tak bisa bermain dengan teman-temannya. Setiap kali keluar rumah, dia juga harus menghadapi tatapan orang-orang yang melihatnya dengan aneh.

rhys

"Ketika tumbuh besar dia mulai waspada dengan tatapan orang di sekitarnya. Dia sering mengatakan 'Bu, tolong tutupi aku, wanita itu memandangiku'," jelas Tanya Moores, ibu Rhys. Hal ini seringkali membuat Tanya naik darah karena banyak orang yang tak memahami kondisi putranya, seperti dilansir oleh Daily Mail (22/01).

rhys

Namun itu belum seberapa jika dibandingkan dengan ketika mengajak Rhys mandi. Karena keadaannya, Rhys membutuhkan waktu sekitar tiga jam untuk mandi. Mandi adalah saat paling menyakitkan bagi Rhys dan juga Tanya.

rhys

"Aku merasa seperti ibu paling kejam sedunia ketika harus memandikannya. Sangat membuat trauma ketika melihatnya berteriak dan kesakitan ketika mandi," ungkap Tanya.

Rhys juga harus makan lewat selang karena makanan padat akan menyebabkan tenggorokannya terasa sakit. Setelah mengetahui bahwa dua bocah yang memiliki kondisi sepertinya meninggal dunia, Rhys mulai menulis hal-hal yang ingin dilakukannya selama hidup. Ibu Rhys berusaha membuat lebih banyak orang memahami kondisi Rhys dan anak-anak lain yang mengalami nasib serupa. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP