Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Karena penyakitnya, bocah ini dicap anak setan dan ditolak sekolah

Karena penyakitnya, bocah ini dicap anak setan dan ditolak sekolah Mohammad Kaleem. ©2015 Merdeka.com/Channel 5 Barcroft Productions

Merdeka.com - Seorang anak delapan tahun di desa kecil di Jharkhand, India, menderita penyakit langka yang membuat tangan dan lengannya membesar. Mohammad Kaleem pun sering diejek teman-temannya di sekolah karena kondisinya.

Dia bahkan ditolak masuk sekolah karena dianggap bisa menakut-nakuti anak-anak lain. Keluarga Kaleem juga dimusuhi oleh tetangganya. Mereka mengatakan bahwa tangan besar Kaleem merupakan hasil kutukan. Mereka bahkan menyebut Kaleem anak setan.

"Para guru mengatakan mereka tidak bisa menerima Kaleem. Itu semua karena tangannya besar, yang dianggap bisa menakut-nakuti anak-anak lain. Jadi dia ditolak masuk (sekolah)," kata Mohammad Shamim, ayah Kaleem, kepada Daily Mail (10/8).

Seiring dengan bertambahnya usia, Kaleem semakin sulit untuk melakukan kegiatan sehari-sehari seperti berpakaian, makan, dan mandi. Orang tuanya yang hanya memperoleh upah Rp 317.000 per bulan belum mampu mengobati penyakitnya.

Namun, setelah kisah Kaleem menjadi berita utama di beberapa surat kabar internasional, bocah itu akhirnya mendapatkan pertolongan medis. Para ahli medis di selatan India mengatakan bahwa Kaleem menderita macrodactyly atau gigantisme lokal.

Shamim pun optimis bahwa putranya bisa masuk sekolah lagi. Mohammad Sabir, pimpinan sekolah di mana Kaleem melamar, mengatakan: "Kami mengenal Kaleem. Dia mencoba masuk sekolah kami, tetapi untuk alasan tertentu kami tidak bisa menerimanya. Sekarang kami mendengar dia sedang dirawat. Kemajuan itu, kami rasa bisa membuatnya masuk sekolah lagi. Kami juga telah menginstruksikan anak-anak untuk tidak mengejek Kaleem."

(mdk/des)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP