Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Kamu justru disarankan makan garam saat mengalami 6 hal ini

Kamu justru disarankan makan garam saat mengalami 6 hal ini Ilustrasi garam. Shutterstock/Sunny Forest

Merdeka.com - Konsumsi terlalu banyak garam diketahui bisa menyebabkan serangkaian masalah kesehatan seperti retensi cairan tubuh, kegemukan, hingga hipertensi. Tentu saja kamu tak mau mengalami hal mengerikan tersebut, bukan? Oleh sebab itu kamu disarankan untuk membatasi konsumsi garam.

Namun, menurut penelitian yang dilansir dari boldsky.com, terdapat beberapa keadaan yang justru mengharuskanmu untuk makan garam, lho. Apa saja?

Saat kamu akan mengikuti marathon

akan mengikuti marathonRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Kamu akan mengikuti marathon keesokan hari atau berpartisipasi dalam olahraga dengan intensitas yang tinggi? Well, konsumsi makanan tinggi garam. Sebabnya jenis olahraga dengan intensitas tinggi membuat tubuh membutuhkan asupan sodium yang baik. Jika tidak, maka kamu akan mengalami hiponatremia atau menurunnya kandungan sodium dalam darah yang mengakibatkan pusing dan lemas.

Saat kamu tinggal di tempat yang panas

tinggal di tempat yang panasRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Tinggal di tempat yang beriklim panas otomatis membuat tubuhmu berkeringat. Keringat yang berlebih ini bisa mengakibatkan penurunan kadar natrium dalam tubuh yang berujung dengan hiponatremia.

Saat kamu menderita Nefropati

menderita nefropatiRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Nefropati adalah bentuk lain dari penyakit ginjal yang membuat tubuh kesulitan untuk menjaga kandungan atau kadar natrium. Natrium dalam tubuh bisa hilang karena kencing berlebih yang sering dialami oleh penderita penyakit ini. Oleh sebab itu penderita nefropati wajib untuk menjaga kadar sodium di dalam tubuh mereka dengan konsumsi makanan bergaram.

Saat kamu mengonsumsi obat diuretik

mengonsumsi obat diuretikRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Konsumsi obat diuretik bisa menyebabkan ketidakseimbangan mineral dalam tubuh karena seringnya kamu kencing. Hasilnya, tubuh bisa kehilangan sodium dalam jumlah tinggi. Inilah salah satu keadaan dimana kamu wajib mengonsumsi garam.

Saat kamu berusia lanjut

berusia lanjutRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Mereka yang berusia 80 tahun lebih disarankan untuk mengonsumsi makanan bergaram. Sebab asupan garam dibutuhkan untuk menaikkan aktivitas otak. Penelitian menunjukkan bahwa orang tua yang mengonsumsi garam memiliki aktivitas otak yang lebih baik dibandingkan dengan mereka yang diet rendah sodium.

Saat kamu menderita Bartter Syndrome

menderita bartter syndromeRekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Bartter Syndrome atau Sindroma Bartter adalah suatu kelainan dimana ginjal membuang elektrolit (kalium, natrium dan klorida) dalam jumlah berlebihan, sehingga kadar kalium dalam darah menjadi rendah (hipokalemia). Penyakit ini kebanyakan terjadi karena faktor keturunan. Karena dampak buruk dari penyakit inilah, maka orang wajib mengonsumsi makanan bergaram.Ternyata, ada kondisi tertentu yang membuat orang wajib makan garam. Asal tidak dalam jumlah berlebih, maka garam bisa mendatangkan manfaat untuk kesehatan tubuh.

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP