Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jadwal tidur remaja cenderung berantakan, kenapa?

Jadwal tidur remaja cenderung berantakan, kenapa? Ilustrasi tidur. ©Shutterstock.com/Ana Blazic Pavlovic

Merdeka.com - Remaja terkenal dengan kebiasaan tertidur di kelas atau jadwal istirahat yang tidak teratur. Ternyata hal itu wajar. Bahkan menurut penelitian terbaru, jika kurang tidur, remaja rentan terkena penyakit.

Sebagaimana dilansir dari Huffington Post, penelitian tersebut tepatnya dikepalai oleh Kathryn M. Orzech dari E.P. Bradley Hospital Sleep Research Laboratory di Providence, Rhode Island.

Sebanyak 56 remaja berusia 14-19 tahun dilibatkan. Mereka semua berasal dari lima sekolah berbeda di Rhode Island.

Peneliti kemudian memasang alat pelacak pada diri responden untuk mengukur gerakan yang dilakukan dan jadwal tidur sehari-hari.

Selama empat bulan, peneliti juga mewawancarai para responden untuk mengetahui kesehatan, penyakit, dan berapa banyak kelas yang harus ditinggalkan gara-gara sakit (misalnya karena flu, radang tenggorokan, gangguan pencernaan, dan penyakit infeksi lainnya).

Dari situ, peneliti menemukan kalau remaja yang memenuhi jadwal tidurnya adalah pria dan mereka berisiko rendah terkena penyakit.

"Jadi sebenarnya wajar jika remaja mudah mengantuk dan jadwal tidurnya tidak teratur. Sebab pada dasarnya mereka hanya berusaha memenuhi kebutuhan tidur untuk menangkal penyakit," terang peneliti.

Hasil penelitian lantas dilaporkan dalam Journal of Sleep Research.

Baca juga:Menyanyikan nina bobo membuat bayi lekas sembuh dari sakitBidan telat, Hustina melahirkan di toilet, bayi masuk klosetLahir dari bayi tabung tingkatkan risiko kanker pada anakBayi di Banyumas lahir tanpa dinding perutTips atasi ruam popok pada kulit bayi (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP