Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Jadi ayah di bawah usia 25 tahun bikin umur jadi lebih pendek?

Jadi ayah di bawah usia 25 tahun bikin umur jadi lebih pendek? Ilustrasi ayah dan anak. ©2013 Merdeka.com/Shutterstock/MCarper

Merdeka.com - Sebuah penelitian mengejutkan yang dilansir dari healthmeup.com mengatakan bahwa menjadi ayah di bawah usia 25 tahun bisa membuat pria berusia lebih pendek atau rentan terkena kematian dini. Tentu saja hal ini sangat mengagetkan.

Sebenarnya, bagaimanakah kebenarannya?

"Memang mengejutkan. Namun penelitian ini menemukan bahwa pria yang menjadi ayah di usia 22 tahun memiliki risiko 26% lebih tinggi untuk mengalami kematian dini. Sementara mereka yang memiliki anak pertama di antara usia 22-24 tahun berisiko 14% lebih tinggi untuk meninggal di usia pertengahan," ungkap penelitian yang ditulis di Journal of Epidemiology & Community Health ini.

"Lingkungan keluarga yang tidak sehat baik secara fisik maupun mental, keadaan sosial ekonomi yang tidak stabil, serta gen diduga menjadi penyebab dari hal ini. Sebagai contohnya, saat pria berusaha keras untuk bekerja demi keluarganya maka dia cenderung untuk mengabaikan kesehatan. Mungkin di usia yang masih muda, gangguan kesehatan ini masih tidak terlihat. Namun saat pria mulai menua, gangguan-gangguan tersebut akan datang yang berujung dengan kematian yang mendadak."

Penelitian ini sendiri juga mengungkapkan bahwa mereka yang menjadi ayah di usia 27-29 tahun berisiko 25% lebih rendah untuk menghadapi kematian di usia pertengahan.

Bagaimana menurut pendapat Anda sendiri? (mdk/feb)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP