Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini efek buruk berteman dengan orang gemuk

Ini efek buruk berteman dengan orang gemuk Ilustrasi makan bersama. Shutterstock/Philip Date

Merdeka.com - Coba lihat teman-teman di sekitar Anda. Apakah ada salah satu dari teman Anda yang bertubuh gemuk atau obesitas? Jika ya, sebaiknya berhati-hatilah ketika Anda pergi ke restoran atau rumah makan dengan mereka. Sebab sebuah penelitian dari dailymail.co.uk mengungkapkan bahwa orang gemuk bisa mempengaruhi Anda untuk cenderung mengonsumsi makanan dengan jumlah banyak pula.

Bukan bermaksud mendiskriminasikan orang gemuk, namun penelitian yang dilakukan di Southern Illinois and Cornell Universities ini memberikan bukti bahwa siapapun yang menemani Anda untuk makan akan mempengaruhi pola makan Anda juga.

"Penelitian kami menemukan bahwa orang akan cenderung untuk merasa nyaman dan percaya diri ketika makan dengan teman. Mereka merasa berani untuk memilih jenis makanan apa saja dan bisa menikmatinya dengan leluasa ketika mendapat dukungan dari orang-orang di sekitarnya. Hal ini dapat berdampak dengan penambahan porsi makan terutama ketika orang yang berada di samping Anda adalah mereka yang doyan makan," tulis penelitian ini.

"Sebagai contoh, pernikahan akan membuat seseorang mengalami kenaikan berat badan. Sebab mereka merasa nyaman dan mendapat dukungan sehingga mereka bebas untuk mencoba berbagai jenis makanan baru."

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP