Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Ini Alasan Mengapa Lebih Baik Hanya Memiliki 2 Anak

Ini Alasan Mengapa Lebih Baik Hanya Memiliki 2 Anak Ilustrasi orang tua dan anak. ©Shutterstock.com/ Andrey_Popov

Merdeka.com - Batasan dua anak dalam keluarga sudah lama menjadi salah satu program di Indonesia melalui program Keluarga Berencana (KB). Menurut Kepala BKKBN Hasto Wardoyo memang ada alasan ilmiah di baliknya.

"Dua anak cukup atau dua anak lebih sehat itu adalah kenyataan. Walaupun tidak diprogramkan, secara medis itu memang lebih sehat dibandingkan punya tiga anak atau lebih," kata Hasto saat ditemui khusus oleh Liputan6.com di Kantor Pusat BKKBN Jakarta Timur.

Menurut data-data ilmiah, angka kematian ibu lebih tinggi saat melahirkan untuk ketiga, keempat atau kelima kalinya. Selain itu, risiko kematian bayi juga meningkat pesat di anak ketiga, keempat, kelima dan seterusnya.

"Jadi, dua anak cukup ini bukan soal local genious atau budaya tapi cenderung masalah biologis saja. (Dua anak cukup) itu bukan bahasa program melainkan bahasa kedokteran karena kalau melahirkan tiga anak banyak ibu meninggal karena pendarahan," lanjut pria yang juga dokter kebidanan dan kandungan konsultan ini.

Hasto menjelaskan ketika seorang wanita hamil anak ketiga maka kondisi rahim lebih kendur dibandingkan saat hamil pertama dan kedua. Kondisi itu membuat ibu melahirkan secara spontan di kehamilan ketiga cenderung kontraksi lebih sulit, sehingga pendarahan lebih banyak.

"Itu sebabnya, kalau ibu yang melahirkan ketiga atau lebih di bidan atau dukun, sering tidak tertolong," tutur pria yang juga konsultan fertilitas ini.

Reporter: Benedikta DesideriaSumber: Liputan6.com

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP