Implan penis sudah dilakukan sejak abad ke-4?
Merdeka.com - Menurut Journal of Sexual Medicine, implan penis sudah dilakukan sejak zaman kuno. Di Thailand, sebuah patung anjing perunggu dengan bantalan penis menjadi bukti bahwa prosedur tersebut telah ada sejak abad ke-4.
Di zaman modern, sebuah studi dari Genitourinary Medicine juga menunjukkan bahwa implan penis kembali diperkenalkan di Thailand setelah Perang Dunia II. Implan penis sering disebut nodul tancho. Tancho adalah produk krim rambut, yang kaca dari wadahnya sering dilelehkan untuk menghasilkan bola untuk disisipkan ke penis.
Sebagaimana ditulis dalam The Journal of Sexual Medicine, nodul penis di Asia biasanya terbuat dari peluru, mutiara, permata, gading, batu giok, dan logam berharga. Sepanjang tahun 70-an, orang Asia juga menggunakan manik-manik penis dari kaca.
Berita terkait: Tren memasukkan benda aneh ke dalam penis
Salah satu kasus yang sempat menghebohkan dunia medis adalah seorang pria 28 tahun di India yang memasukkan botol penisilin - yang masih disegel dengan larutan yodium di dalamnya - di bawah kulup penisnya untuk meningkatkan kepuasan selama onani. Sayangnya, botol berukuran panjang 5,5 cm dan berdiameter 8 cm itu tidak bisa dikeluarkan tanpa operasi. Penulis studi kasus, yang diterbitkan pada tahun 1992, ini juga menemukan bahwa pasien tidak memiliki kelainan kejiwaan. (mdk/des)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya