Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

HIV/AIDS jadi momok utama kematian remaja di 2015

HIV/AIDS jadi momok utama kematian remaja di 2015 ilustrasi aids. ©abcnewsradioonline.com

Merdeka.com - Jumlah kematian remaja akibat AIDS meningkat tiga kali lipat dalam 15 tahun terakhir. Jumlah ini meningkat sejak tahun 2000 meskipun berbagai upaya untuk mencegah infeksi telah dilakukan. Kasus tertinggi terjadi di sub-Sahara Afrika. Melansir dari cnn.com, penelitian yang dilakukan UNICEF menemukan bahwa setiap jam terdapat sekitar 26 remaja yang terinfeksi. Sayangnya, hanya satu dari 10 remaja di sub-Sahara Afrika yang melakukan tes HIV.

Kepala program HIV/AIDS UNICEF, Craig McClure mengatakan sangat penting bagi para remaja untuk mendapatkan akses untuk pengobatan, perawatan dan juga dukungan. Pada saat yang sama mereka yang tidak terinfeksi (HIV-negatif) harus memiliki pengetahuan dan sarana untuk mencegah mereka terinfeksi. Banyak remaja pengidap AIDS yang meninggal telah terinfeksi sejak bayi. Pada saat hamil, hanya sedikit wanita dengan HIV yang menerima obat antiretroviral yang berfungsi untuk mencegah penularan.

Berdasarkan pada data UNICEF, AIDS menempati urutan pertama sebagai penyebab kematian remaja di Afrika. Data ini juga menunjukkan bahwa sekitar setengah dari remaja di dunia dengan HIV hidup di enam negara antara lain Afrika Selatan, Nigeria, India, Mozambik dan Tanzania. Infeksi juga terjadi di Uganda dengan sekitar 1,5 juta orang hidup dengan HIV.

Selain UNICEF juga mencatat bahwa sejak tahun 2000, hampir 1,3 juta infeksi baru berhasil dihindari pada kalangan anak-anak. Hal ini berkat adanya kemajuan pencegahan penularan HIV dari ibu pada sang bayi.

(mdk/SRA)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP