Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Hati-hati, produk pembersih vagina bisa sebabkan infeksi

Hati-hati, produk pembersih vagina bisa sebabkan infeksi Ilustrasi daerah pribadi wanita. ©Shutterstock.com/ Rudchenko Liliia

Merdeka.com - Saat ini banyak sekali produk pembersih vagina yang ditawarkan untuk wanita. Alih-alih membersihkan, penelitian menunjukkan bahwa beberapa produk pembersih vagina justru bisa menyebabkan infeksi bakteri.

Peneliti juga menjelaskan bahwa produk pembersih yang dimasukkan ke dalam vagina justru bisa merusak jaringan vagina dan meningkatkan risiko wanita terkena penyakit menular seksual seperti herpes, chlamydia, dan HIV.

"Wanita jelas-jelas melukai diri mereka sendiri dengan terlalu mudah percaya pada produk yang dijual di pasaran serta mengikuti saran teman mereka," ungkap Dr Michael Zinaman, ginekolog St. Elizabeth's Medical Center di Boston, seperti dilansir oleh Vitals (20/03).

Peneliti mengamati 141 wanita di Los Angeles yang bersedia melakukan tes laboratorium pada vagina mereka dan menjawab pertanyaan seputar produk pembersih vagina yang mereka gunakan. Peneliti menemukan bahwa 66 persen wanita mencuci, mengoleskan, atau bahkan memasukkan lubrikan yang dijual bebas di pasaran, selain pembalut.

Sementara itu, sekitar 45 persen diketahui menggunakan produk yang mengandung cuka dan garam. Sekitar 70 persen memakai produk yang mengandung lubrikan, dan 17 persen memakai produk yang menggunakan campuran petroleum jelly serta 13 persen menggunakan minyak.

Berdasarkan tes di laboratorium, wanita yang menggunakan produk pembersih vagina tanpa memasukkannya ke vagina seperti minyak atau vaseline lebih berisiko memiliki infeksi bakteri dan jamur. Sementara 40 persen wanita yang menggunakan petroleum jelly sebagai lubrikan lebih rentan terkena infeksi bakteri.

Peneliti beranggapan bahwa peningkatan risiko ini disebabkan oleh perubahan pH internal dan mikroba baik dalam vagina. Produk pembersih vagina merusak keseimbangan pH dan bakteri baik yang ada di dalamnya. Dokter tidak menyarankan wanita untuk mencuci vagina mereka menggunakan produk yang ada di pasaran, terutama yang mengandung minyak, vaseline, dan petroleum jelly. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP