Gusi berdarah saat menyikat gigi? Ini alasannya
Merdeka.com - Pada sebagian orang, menyikat gigi dapat membuat gusi mengeluarkan darah. Jika hal ini sering atau bahkan selalu terjadi pada kamu, maka bisa jadi kamu memiliki gangguan pada gusi.
Penyakit gusi ringan atau gingivitis bisa jadi biang keladi yang sebabkan kondisi tersebut. Gangivitis adalah penumpukan bakteri kronis sarat plak dan tarter pada gigi. Kabar baiknya, kamu bisa menghilangkan gangivitis dengan meminta bantuan pada dokter gigi.
Jika tak segera dihilangkan, semakin lam, plak akan semakin menumpuk dan akan peradangan dan pembengkakan pada sekitar gusi kamu. Jika ini terjadi, maka gesekan ringan seperti menyikat gigi saja dapat membuatnya berdarah.
Gangivitis bukanlah gangguan yang berat, hanya saja banyak sekali orang yang tak menyadari adanya gangivitis hingga kondisi memburuk. Jika tak segera dihilangkan gangivitis dapat memicu periodontitis, yaitu peradangan pada jaringan yang menyelimuti gigi dan akar gigi yang meluas dari gusi ke arah bawah dan menyebabkan kerusakan pada jaringan periodontal.
Pada kasus yang parah, gigi dapat melonggar atau bahkan dalam kasus yang ekstrem menyebabkan gigi rapuh dan terkadang perlu dicabut. Bahkan menurut National Institute of Dental and Craniofacial Research yang dilansir melalui menshealth.com, kondisi ini juga terkait dengan peningkatan risiko penyakit jantung, diabetes, dan stroke.
Cara yang paling ampuh untuk menghindari gangivitis adalah dengan menjaga kebersihan mulut dengan baik. Setidaknya kamu harus menyikat gigi dua kali sehari terutama sebelum tidur. Cara ini berguna untuk mencegah adanya penumpukan plak. Meskipun terdengar sebagai saran yang sangat sederhana, tetapi cara ini cukup ampuh untuk mencegah gangivitis dan kerusakan lain pada gigi, termasuk gigi berlubang.
(mdk/SRA)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya