Gerah berlebihan belum tentu pertanda menopause
Merdeka.com - Hanya karena wanita paruh baya merasa gerah berlebihan (hot flashes), bukan berarti mereka akan segera memasuki masa menopause.
Sebuah penelitian terbaru pasalnya menemukan fakta bahwa banyak wanita paruh baya yang masih memiliki masalah panas tubuh berlebihan namun mereka juga tetap mengalami siklus menstruasi setiap bulan.
Menurut peneliti dari Fred Hutchinson Cancer Research Center di Washington, sekitar 55 persen wanita berusia 45-65 kerap merasa gerah berlebihan di malam hari. Padahal mereka masih menstruasi dan tidak mengonsumsi obat hormon apapun.
"Memang gerah berlebihan sering disebut sebagai salah satu gejala menopause. Tetapi penelitian ini membuktikan kalau kondisi tersebut juga normal dialami oleh wanita yang masih rutin menstruasinya," papar peneliti Dr Margery Gass, seperti yang dikutip dari Toronto Sun.
Sekitar 1.500 wanita dilibatkan dalam riset tersebut. Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam jurnal Menopause.
Baca juga:Obesitas saat hamil tingkatkan risiko kelahiran prematur10 Obat yang sebaiknya dihindari ketika hamilAjaib, wanita ini lahirkan bayi kembar empat dalam 2 menitBayi 'belajar' menangis sejak dalam kandungan14 Makanan penangkal anemia untuk ibu hamil (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya