Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Doyan makan sushi bisa bikin panjang umur?

Doyan makan sushi bisa bikin panjang umur? Ilustrasi sushi. ©Shutterstock/PhotoStock10

Merdeka.com - Sebelumnya penelitian mengungkap bahwa sushi bisa meningkatkan penyakit jantung. Namun baru-baru ini, peneliti justru membuktikan sebaliknya. Banyak orang yang memiliki kesehatan prima, bahkan memiliki usia yang lebih panjang karena mengonsumsi sushi.

Peneliti di Amerika Serikat menemukan bahwa asam lemak omega-3 yang terdapat dalam ikan segar bisa menurunkan risiko pengerasan arteri. Pengerasan arteri salah salah satu penyebab orang terkena penyakit jantung. Dengan begitu, mengonsumsi sushi yang mengandung ikan dan kaya asam lemak omega-3 bisa mencegah terjadinya penyakit jantung sekaligus memperpanjang usia.

Hasil ini ditemukan oleh peneliti dari University of Pittsburgh setelah melakukan pengamatan terhadap pria berusia pertengahan yang hidup di Jepang. Pria yang tinggal di Jepang memiliki risiko pengerasan arteri dan penyakit jantung yang lebih rendah dibandingkan dengan pria yang tinggal di Amerika Serikat.

Peneliti percaya bahwa perbedaan ini disebabkan kebiasaan pria Jepang yang mengonsumsi banyak ikan dibandingkan dengan pria di Amerika Serikat. Banyak penelitian sebelumnya yang mengungkap bahwa minyak ikan baik untuk melindungi kesehatan jantung.

"Penelitian kami mengindikasikan bahwa jumlah asam lemak omega-3 yang dikonsumsi harus lebih tinggi agar bisa memberikan efek yang menyehatkan pada tubuh, dan bisa membuat orang panjang umur" ungkap ketua peneliti Dr Sekikawa, seperti dilansir oleh Daily Mail (05/03).

Lebih lanjut Sekikawa menjelaskan bahwa asam lemak omega-3 yang berasal dari ikan dan makanan laut bisa mengurangi peradangan dan mencegah pembentukan plak lemak pada arteri. Untuk mendapatkan hasil tersebut, peneliti bekerjasama dengan universitas di jepang, Hawaii, dan Philadelphia dengan mengikuti 300 orang pria selama lima tahun.

Peneliti merekam kebiasaan pria tersebut seperti kebiasaan merokok, tingkat kolesterol, konsumsi alkohol, dan tekanan darah. Setelah menghitung faktor risiko untuk penyakit jantung, peneliti menemukan bahwa pria Amerika memiliki kemungkinan terkena pengerasan arteri dan penyakit jantung tiga kali lipat lebih tinggi dari pria di Jepang.

Sementara itu, asam lemak omega -3 dalam darah pria Jepang 100 persen lebih tinggi dibandingkan dengan pria Amerika. Ini karena dalam sehari orang di Jepang mengonsumsi ikan setidaknya 100 gram.

Meski begitu, Dr Sekikawa tak segera menyarankan orang lain untuk mulai mengonsumsi ikan. Karena saat ini ada banyak ikan yang mengandung merkuri. Menambah konsumsi ikan tak masalah, namun memilih ikan yang berkualitas juga penting, tak lantas makan segala jenis ikan tanpa mengetahui zat kimia yang terkandung di dalamnya.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP