Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Dibanding pria, wanita lebih berisiko tinggi kena asma

Dibanding pria, wanita lebih berisiko tinggi kena asma Ilustrasi asma. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Asma merupakan gangguan pernapasan yang membuat penderitanya merasakan sesak di dada dan kesulitan untuk bernapas. Asma biasanya dapat dideteksi sejak dini sehingga penderitanya harus menjauhi hal-hal yang bersifat alergen.

Dilansir dari boldsky.com, ada pula fakta unik tentang asma yaitu wanita ternyata lebih berisiko tinggi untuk kena asma daripada pria.

Apa alasannya?

"Rendahnya atau bahkan tidak adanya testosteron pada wanita membuat wanita berpotensi tinggi untuk kena asma pasca pubertas. Hasil penelitian kami mengungkapkan bahwa hormon seks pria ini bisa menekan produksi jenis sel limfoid yang memicu alergi asma serta menghindarkan dari inflamasi yang ada di dalam sistem pernapasan," ungkap Cyril Seillet, peneliti dari Physiopathology Centre of Toulouse-Purpan, Prancis.

"Testosteron bekerja secara langsung pada ILC2s atau sel limfoid ini dan menghambat proliferasi di dalamnya. Karena pria memiliki banyak testosteron, maka akan terjadi penurunan risiko asma," tegasnya. "Sehingga hal inilah yang membuat kenapa lebih banyak wanita yang kena asma dibandingkan dengan pria."

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP