Deteksi penyakit melalui 'jejak napas'
Merdeka.com - Rupanya tak hanya jari yang memiliki sidik jari. Peneliti menemukan bahwa napas manusia juga memiliki struktur molekul yang bisa membentuk jejak napas.
Zat dan struktur pada napas yang dikeluarkan seseorang unik dan berbeda satu sama lain. Hal ini bisa digunakan oleh peneliti untuk mendeteksi penyakit pada masing-masing orang.
Penemuan ini bisa membantu peneliti memberikan perawatan terhadap seseorang terkait dengan penyakit dan zat kimia yang ada dalam tubuhnya. Peneliti di Swiss menemukan metode untuk memisahkan dan membaca pola molekul pada napas seseorang.
Percobaan dilakukan pada 11 partisipan. peneliti menemukan bahwa masing-masing partisipan memiliki pola napas yang unik pada struktur napas mereka. Sementara metabolisme tubuh seseorang sama dengan yang lain, namun ada pola yang berbeda.
Misalkan, salah satu pola muncul pada partisipan yang memiliki penyakit epilepsi, sementara pola yang berbeda muncul pada orang yang memiliki penyakit berbeda pula, seperti dilansir oleh Globalpost (04/04).
Saat ini peneliti tengah meneliti lebih lanjut untuk memahami berbagai macam pola struktur yang unik pada napas manusia untuk menentukan jenis penyakit yang dideritanya. (mdk/kun)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya