Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Cegah Munculnya Masalah Pendengaran, Ketahui Cara Tepat Menggunakan Headset

Cegah Munculnya Masalah Pendengaran, Ketahui Cara Tepat Menggunakan Headset Ilustrasi berteriak ketika menggunakan headphone. ©2017 Merdeka.com

Merdeka.com - Pandemi COVID-19 yang terjadi beberapa tahun ini telah menyebabkan banyak orang beraktivitas di dalam rumah. Baik bersekolah maupun bekerja kini lebih banyak dilakukan di rumah.

Pada saat melakukan pertemuan baik untuk bekerja atau bersekolah di rumah, seseorang kerap menggunakan headset. Sayangnya, penggunaannyta yang terlalu lama terutama dengan volume tinggi bisa menyebabkan gangguan pendengaran.

“Untuk penggunaan headset volumenya tentu tidak boleh besar-besar, setidaknya 60 persen dari volume yang ada,” kata Pengurus Pusat Perhimpunan Dokter Spesialis Telinga Hidung Tenggorokan Bedah Kepala Leher Indonesia (PP PERHATI KL) Jenny Bashiruddin.

Pastikan untuk mengistirahatkan telinga setelah menggunakan headset setelah satu jam. Masyarakat juga diminta untuk melakukan pemeriksaan telinga secara rutin untuk membersihkan kotoran telinga.

Bila kotoran telinga atau serumennya itu biasa saja, bisa dilakukan pemeriksaan 6 bulan sekali. Namun, bila serumennya itu cepat mengeras maka pemeriksaan dilakukan 3 sampai 4 bulan sekali.

“Kita tidak merekomendasikan untuk dibersihkan sendiri, jadi caranya kalau memang kotorannya cepat banget ada harus enam bulan sekali dibersihkan,” kata Jenny beberapa waktu lalu.

Cek Tingkat Pendengaran

Selain itu perlu pemeriksaan untuk mengetahui tingkat pendengaran. Bagi pegawai dengan tempat kerja yang bising melebihi 85 desibel, maka pemeriksaan pendengaran dianjurkan setahun sekali.

“Tapi kalau dia bekerja tidak di tempat bising, tentunya pemeriksaan pendengarannya tidak usah 1 tahun sekali, bisa 2 atau 3 tahun sekali,” tambah Jenny.

Dirjen Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Kementeriaan Kesehatan (Kemenkes) RI dr. Maxi Rein Rondonuwu mengatakan kesehatan pendengaran merupakan hal penting untuk diwujudkan di seluruh siklus hidup manusia.

Gangguan pendengaran mampu diatasi apabila dapat diidentifikasi tepat waktu. Jadi deteksinya secara dini dan segera mendapatkan perawatan yang tepat.

“Gangguan pendengaran dapat dicegah melalui tindakan preventif seperti menghindari suara bising dalam kegiatan sehari-hari. Orang dengan risiko gangguan pendengaran agar melakukan pemeriksaan secara berkala,” terang Maxi.

Reporter: Benedikta DesideriaSumber: Liputan6.com

(mdk/RWP)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP