Merdeka.com tersedia di Google Play


Cara mengobati gigitan nyamuk pada balita

Reporter : Destriyana | Minggu, 24 Juni 2012 07:10


Cara mengobati gigitan nyamuk pada balita
Balita. merdeka.com/bigstock

Merdeka.com - Gigitan nyamuk adalah masalah kulit yang umum pada balita. Anak Anda mungkin tidak menyadarinya bahwa gigitan serangga yang gatal akan menjadi parah. Gigitan nyamuk bisa menyebabkan peradangan pada kulit sehingga menjadi merah, bengkak dan gatal. Memasang kelambu adalah salah satu cara untuk mencegah balita dari gigitan nyamuk. Tetapi, Anda tentu tidak bisa membawanya sepanjang waktu, ketika anak berada di luar rumah. Berikut adalah pengobatan alami untuk mengobati gigitan nyamuk pada balita, seperti yang dilansir di Boldsky.

1. Oleskan lotion atau krim kalamin yang memiliki efek anti-gatal untuk mencegah rasa gatal setelah digigit serangga.

2. Jika anak mulai merasa gatal, oleskan lagi krim atau lotion kalamin untuk mencegah anak menggaruk bentol bekas gigitan nyamuk.

3. Setelah digigit nyamuk, gatal bisa menjadi sangat menjengkelkan. Kompres bekas gigitan dengan air untuk menyingkirkan rasa gatal dan mengobati bekas gigitan nyamuk secara alami. Gosokkan es batu pada bekas gigitan nyamuk untuk meredakan rasa gatalnya.

4. Cuci bekas gigitan nyamuk dengan sabun dan biarkan kering. Jangan gunakan handuk! Hal itu membuat anak tidak tahan menggaruk. Jadi, biarkan udara yang mengeringkannya.

5. Campur soda kue dan air dingin. Kemudian cuci bekas gigitan nyamuk dengan ramuan tersebut. Ini adalah obat yang paling umum untuk mengobati gigitan nyamuk pada balita.

6. Jika balita demam atau dingin 23 hari setelah gigitan nyamuk, berkonsultasilah dengan dokter. Kadang-kadang, nyamuk juga bisa berbahaya.

Berikan balita Anda pakaian yang tertutup agar terbebas dari gigitan nyamuk. Tutup jendela dan pintu dengan kelambu untuk mencegah nyamuk masuk.

[des]

Komentar Anda


Smart people share this
Back to the top

Today #mTAG SPOTLIGHT iREPORTER TOP 10 NEWS
Most Viewed Editors' Pick Most Comments

TRENDING ON MERDEKA.COM

LATEST UPDATE
  • Mayat bayi tanpa kepala ditemukan di belakang PDAM Tangerang
  • Jokowi bakal deklarasi cawapres besok?
  • Toyota Aygo lebih hemat dibanding LCGC Agya!
  • Aceng Fikri: Ini suara rakyat...masyarakat lebih dewasa
  • Demokrat ngaku jarang disumbang, dana kampanye terpakai Rp 307 M
  • Rumah keluarga Hadi Poernomo di Jakbar dijadikan indekos
  • Pemilik pabrik air zam-zam palsu di Semarang dituntut 3 tahun
  • Dana kampanye Golkar Rp 402 M, kedua terbesar setelah Gerindra
  • 7 Manfaat mengejutkan dari mendengarkan musik
  • PBB dan Gerindra tolak tanda tangan hasil rekapitulasi Jabar
  • SHOW MORE