Cangkok Mr P akhirnya sukses dilakukan
Merdeka.com - Para dokter di Afrika Selatan akhirnya berhasil melakukan operasi transplantasi penis. Dan itu diklaim sebagai transplantasi penis pertama yang berhasil dilakukan di dunia.
Operasi yang dilakukan selama sembilan jam itu terjadi pada tanggal 11 Desember 2014 ini melibatkan tim dokter dari Stellenbosch University di Cape Town dan tim dokter dari Rumah Sakit Tygerberg.
Pemuda yang identitasnya disembunyikan itu kini telah pulih sepenuhnya. Proses pemulihan meliputi: pemulihan saluran kemih pasien dan fungsi reproduksi.
"Ini adalah terobosan besar. Kami telah membuktikan bahwa hal itu bisa dilakukan" kata Profesor Frank Graewe, kepala divisi bedah rekonstruksi plastik di Stellenbosch University. "Kami dapat memberikan seseorang organ yang sama baiknya dengan yang dia punya."
Sebagaimana dilansir CNN (19/3), penis pasien harus diamputasi setelah muncul komplikasi karena sunat tradisional yang dilakukan saat ritual khitan. Praktik sunat sendiri sangat umum di negara-negara Afrika, tetapi praktik itu terkadang tidak dilakukan secara benar sehingga berisiko menimbulkan komplikasi kesehatan.
Dr Andre van der Merwe, kepala tim dokter mengatakan, "Kami menggunakan jenis operasi mikroskopis yang sama untuk menghubungkan pembuluh darah dan saraf kecil, dan evaluasi psikologis pasien juga sama."
Faktor psikologis berperan penting dalam keberhasilan setiap operasi transplantasi. Dr John Robinson, profesor psikiatri dan bedah di Howard University, mengatakan kepada CNN, "Kecemasan menunggu transplantasi menimbulkan banyak ketegangan. Setelah Anda mendapatkan transplantasi, kecemasan itu membuat pasien merasa lebih gugup."
Ini tentu bukan transplantasi penis pertama di dunia. Namun, ini merupakan transplantasi penis pertama yang sukses dilakukan. Dokter di China pernah melakukan transplantasi serupa pada tahun 2006, tetapi gagal.
Para dokter di Afrika Selatan merayakan keberhasilan operasi tersebut dan juga berterima kasih kepada semua donor yang membuat semuanya mungkin. Van der Merwe mengatakan, "Pahlawan dari pencapaian ini bagi saya adalah para donor, dan keluarganya. Mereka menyelamatkan nyawa banyak orang karena mereka bersedia menyumbangkan jantung, paru-paru, ginjal, hati, kulit, kornea mata, dan kemudian penis mereka."
(mdk/des)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya