Bunion, kelainan pada ibu jari kaki

Reporter : Rizqi Adnamazida | Rabu, 31 Oktober 2012 22:31




Bunion, kelainan pada ibu jari kaki
Ilustrasi kaki. ©2012 Shutterstock/originalpunkt

Merdeka.com - Bunion adalah bentuk deformitas (pergeseran fragmen pada fraktur) di kaki yang paling umum. Secara awam, bunion membuat tulang dari ibu jari kaki mengalami penonkolan sehingga membuat penderita kesakitan dan sulit memakai sepatu.

Penyakit tersebut disebut juga dengan Hallux Valgus. Dr Yung Shing Wai sebagai Spesialis Bedah Tulang dari Mount Elizabeth Medical Centre menjelaskan bahwa bunion kadang membuat jari kaki berbentuk seperti palu atau cakar. Sementara itu, deformitas pada kaki juga bisa menyebabkan mata ikan yang membuat penderita merasa nyeri.

Banyak penderita bunion yang memilih untuk memakai sepatu ekstra lebar atau sandal terbuka. Namun jika kasus kelainan sudah terlalu parah, operasi harus segera dilakukan. Sayangnya pembedahan kaki dianggap membutuhkan waktu pemulihan yang lama, sehingga jarang ada pasien yang mau melakukannya.

Salah satu teknik mengobati bunion sederhana adalah Distal Osteotomy. Operasi pembedahan tersebut dilakukan dengan cara memotong tulang untuk memperbaiki deformitas. Masa pemulihannya berkisar antara 6-8 minggu.

Sementara itu, untuk deformitas yang lebih parah, para ahli biasanya mengaplikasikan prosedur Lapidus. Waktu penyembuhannya cukup lama (3-4 bulan) dan biasanya dibutuhkan pemakaian gips selama 6 minggu diikuti dengan penggunaan sepatu khusus untuk berjalan.

Terakhir, ada metode yang cukup efektif dan efisien yang disebut dengan Scarf Osteotomy. Prosedur tersebut mampu mengatasi deformitas parah dengan waktu yang relatif singkat (4 minggu).

Apapun bentuk bunion yang Anda alami, alangkah baiknya jika Anda segera berkonsultasi dengan dokter ahli untuk menyembuhkannya. Sebab kaki adalah bagian penting yang menopang seluruh tubuh agar Anda bisa tetap beraktivitas dengan baik.


Dr Yung Shing Wai

[riz]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Martin Hutabarat setuju pilkada langsung asal korupsi berkurang
  • Menag: Jangan sampai WNI banyak studi ke luar negeri
  • KPK kesulitan jelaskan unsur penghinaan di surat protes Anas cs
  • Di penjara, tahanan KPK masih dapat banyak fasilitas
  • Pembahasan revisi UU MD3 deadlock, Menkum HAM lapor ke Jokowi
  • Ini cara Menaker agar buruh tak terus demo minta kenaikan UMP
  • KPK ungkap Wawan tahanan berkocek paling tebal di rutan
  • Unsur penghinaan surat protes Akil dan Anas di rutan nihil
  • Jaksa Agung sesumbar akan lanjutkan semua kasus yang mangkrak
  • Ranking FIFA: Jerman kokoh, Inggris melompat
  • SHOW MORE