Bukan pakai tisu, ini cara cebok yang benar secara medis
Merdeka.com - Biasanya wanita memilih tisu untuk membersihkan organ intimnya, terutama setelah menggunakan toilet di fasilitas umum. Padahal cara ini sebenarnya tidak disarankan. Apalagi jika tisu yang digunakan tipis.
Itulah yang disampaikan Dokter obstetri dan ginekologi Siloam Hospital Semanggi dr. Ardiansjah Dara Sjahruddin, SpOG, MKes., saat dihubungi Liputan6.com, Rabu (14/1/2015).
"Paling benar itu habis Buang Air Besa (BAB) dan Buang Air Kecil (BAK) wanita cebok dengan air bersih. Sebisa mungkin dari depan ke belakang karena yang kotor itu anus," kata dr Ardianjah.
Dr Ardiansjah menjelaskan, sebaiknya untuk mengeringkan kelamin itu dengan handuk kering, bukan dengan tisu. Alasannya, jika tisu toilet yang digunakan rapuh bisa hancur dan pecah saat digunakan.
"Kalau pecah, pecahannya itu bisa bercampur dengan keputihan dan nanti reaksinya tidak baik," katanya.
Lebih baik pakai handuk daripada tisu
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comMenurutnya, pemakaian handuk kering lebih bagus karena menyerap lebih baik serta tak meninggalkan partikel-partikel yang membahayakan.
Tak hanya dalam proses penyekaan, lanjut dr Ardiansjah, wanita juga sebaiknya mengenakan celana dalam berbahan katun supaya ada udara.
"Celana dalam juga kalau keringat harus sering diganti. Paling tidak dua hingga tiga kali ganti siang hingga malam," ujarnya.
Pantyliner harus rajin diganti
Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.comLantas bagaimana dengan penggunaan panty liner? Biasanya produk ini digunakan wanita untuk mencegah celana dalam kotor. Tetapi tak jarang juga pantyliner dituding sebagai penyebab keputihan.
Menurut Dr Ardiansjah, pantyliner sebaiknya diganti secara berkala. Jika sudah lepek segera ganti dengan yang masih baru.
Reporter: Melly FebridaSumber: Liputan6.com
(mdk/tsr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya