Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bercinta bikin Miss V bau tidak karuan?

Bercinta bikin Miss V bau tidak karuan? Ilustrasi bau tak sedap. ©2014 Merdeka.com/www.louisvilleky.gov

Merdeka.com - Sebagian besar wanita pasti memberikan perhatian yang lebih untuk kesehatan dan kebersihan alat kelamin mereka. Ketika mereka merasakan aroma yang tidak menyenangkan sedikit saja, mereka pasti akan langsung merasa khawatir.

Well, memang merupakan hal yang wajar ketika vagina mengeluarkan aroma seperti aroma amis. Namun saat aroma tersebut berlebihan, bisa jadi ada serangan bakteri di vaginamu. Dan bakteri ini bisa datang karena kamu bercinta dengan pasangan lho.

"Bau bisa datang setelah kamu bercinta. Hal ini disebabkan karena pelumas yang kamu keluarkan yang bercampur dengan air mani yang kemudian bisa mengubah aroma vaginamu. Nah, kalo kamu merasa tidak nyaman dengan hal ini, maka kamu disarankan untuk langsung membersihkan area kewanitaanmu sehabis bercinta," terang penelitian yang dilansir dari boldsky.com .

Selain bercinta, berikut adalah beberapa faktor yang membuat miss V beraroma tidak enak.

Makanan

Terkadang bau di area miss V disebabkan oleh makanan yang kamu konsumsi. Beberapa makanan yang bisa menghasilkan bau adalah bawang-bawangan, makanan bersantan, dan makanan lainnya yang berbau menyengat.

Bakteri

Bakteri menjadi penyebab utama dari munculnya bau di miss V. Oleh karena itu jaga area miss V agar tidak sampai lembab dan menimbulkan bau.

Keringat

Keringat juga bisa menjadi salah satu alasan munculnya bau. Sebab cairan vagina yang dikombinasikan dengan keringat akan menimbulkan bau busuk yang aneh. Sehingga jika kamu merasa bahwa celana yang kamu gunakan penuh dengan keringat, maka segera ganti untuk menghilangkan bau.

Pemakaian pembalut atau panty liner

Pemakaian pembalut atau panty liner juga bisa menjadi penyebab bau. Terutama jika kamu jarang menggantinya dalam waktu yang lama.

Trikomoniasis

Trikomoniasis adalah infeksi parasit yang bisa membuat vagina jadi bau. Infeksi yang bisa ditularkan melalui kontak tubuh ini selain menimbulkan bau juga menimbulkan rasa sakit saat penetrasi serta gatal.

Perubahan hormonal

Perubahan hormonal yang terjadi karena menstruasi atau perubahan pemakaian alat kontrasepsi bisa mengubah tingkat pH vagina dan menjadikannya bau. Wanita yang mengalami menopause juga bisa mengalami hal yang sama karena perubahan hormonal tersebut.

Konsumsi obat

Konsumsi obat tertentu seperti antibiotik, membuat keadaan bakteri di vagina terganggu dan kemudian menghasilkan bau. (mdk/feb)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP