Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Beras merah vs beras cokelat, mana paling cepat untuk bikin kurus?

Beras merah vs beras cokelat, mana paling cepat untuk bikin kurus? Ilustrasi beras cokelat. Shutterstock/annata78

Merdeka.com - Beras merupakan pokok yang tak bisa dipisahkan dari kehidupan orang Indonesia. Karena beras yang kemudian diolah menjadi nasi bisa membuat perut terasa kenyang dan tenang, maka orang Indonesia pun tak bisa dipisahkan dari nasi.

Beberapa penelitian menyebutkan bahwa beras putih mengandung gula tersembunyi, maka makan beras dianggap tak terlalu baik untuk kesehatan tubuh, apalagi bagi berat badan. Sehingga ada beberapa orang yang menggantinya dengan beras merah atau beras cokelat.

Pertanyaannya, manakah yang lebih efektif untuk menurunkan berat badan, makan beras merah atau beras cokelat?

Beras cokelat

Beras ini dinamakan cokelat sebab hanya dikupas kulit arinya saja dan tidak diolah hingga menjadi putih bersih. Karena tidak melewati proses yang rumit ini maka beras cokelat kaya akan vitamin dan mineral

Serat: Dalam setiap sajinya, beras cokelat mengandung 4 gram serat makanan atau bisa memenuhi sekitar 14% dari kebutuhan 2.000 kalori.

Lemak dan protein: Beras merah mengandung sekitar 2 gram dan 24 gram protein per porsi.

Mineral: Beras cokelat mengandung 2% dan 5% kalsium serta zat besi. Kandungan natriumnya juga sekitar 10%.

Tak hanya baik untuk menyehatkan jantung, melindungi dari kanker, serta mencegah diabetes, makan beras cokelat juga membantu dalam menurunkan berat badan. Sebab makan beras cokelat akan membuatmu mudah kenyang dan membantu pembakaran tumpukan lemak dalam tubuh. (mdk/feb)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP