Beban penyakit mental ternyata lebih berat daripada kanker
Merdeka.com - Sebuah penelitian terbaru menyebutkan bahwa penyakit mental memberi beban yang lebih berat pada masyarakat daripada jenis kanker apapun.
Seperti yang dilansir dari Toronto Sun, rata-rata beban penyakit mental 1,5 kali lebih berat daripada kanker dan tujuh kali lebih besar daripada penyakit infeksi. Hal itu disampaikan oleh peneliti dari Institute for Clinical Evaluative Sciences (ICES) dan Public Heath Ontario.
"Penemuan ini cukup mengejutkan, rupanya stres dianggap lebih parah daripada kanker oleh masyarakat," tutur kepala penulis penelitian, Sujitha Ratnasingham.
Stres memang lebih mudah diderita orang-orang dalam jangka panjang sejak mereka masih muda. Beberapa penyebab stres di antara anak muda misalnya adalah masalah kelulusan sekolah, melanjutkan ke perguruan tinggi, mencari pekerjaan, hingga urusan menikah.
Ratnasingham mengakui cukup sulit untuk mengatasi kondisi gangguan mental seseorang. Bahkan tidak sedikit penderita yang memutuskan untuk mengakhiri hidupnya gara-gara terlalu stres.
Selain penyakit mental, masalah kesehatan lain yang dianggap membebani hidup adalah kelainan bipolar, kecanduan alkohol, fobia sosial, dan skizofrenia.
"Adanya penelitian ini membuat kami berharap agar orang-orang lebih sadar akan kondisi kesehatan mentalnya. Semoga para dokter ahli juga mau mempertimbangkan penyakit mental dengan lebih serius lagi," kata Ratnasingham.
Ratnasingham menambahkan, jika Anda merasa sedih dalam jangka waktu yang lama sampai mempengaruhi kehidupan pribadi dan pekerjaan, sebaiknya Anda segera mencari pertolongan lebih lanjut. (mdk/riz)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya