Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Bayi tabung, solusi mengatasi masalah infertilitas

Bayi tabung, solusi mengatasi masalah infertilitas Ilustrasi bayi tabung. ©Shutterstock/Monkey Business Images

Merdeka.com - Ketidaksuburan membuat pasangan suami istri mengalami kesulitan untuk hamil meskipun sudah berhubungan intim tanpa alat kontrasepsi. Salah satu solusi yang bisa dilakukan untuk mengatasi infertilitas tersebut adalah dengan program fertilisasi in vitro atau bayi tabung.

PERFITRI (Perkumpulan Fertilitasai In Vitro Indonesia) dan Merck Serono, divisi obat peresepan PT Merck Tbk, pun melanjutkan edukasi tentang infertilitas dan program bayi tabung kepada masyarakat Indonesia melalui workshop dan membuka ruang konsultasi gratis di mal-mal terkemuka di Jakarta.

Teknologi bayi tabung sendiri memungkinkan terjadinya proses pembuahan antara sperma dan sel telur yang dilakukan di dalam laboratorium embriologi yang kemudian dimasukkan ke dalam rahim dengan bantuan alat manusia.

Proses yang dikenal dengan embrio transfer (ET) ini dilakukan dengan melakukan stimulasi untuk memacu pertumbuhan sel telur yang sehat, mengumpulkan sel-sel telur yang dihasilkan, menyeleksi sperma berkualitas terbaik, melakukan pembuahan dan pertumbuhan embrio di laboratorium, dan transfer embrio ke dalam rahim.

"Saat ini di Indonesia sudah ada 26 klinik infertilitas dan bayi tabung di bawah naungan PERFITRI yang tersebar 11 kota besar di Indonesia (Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Solo, Semarang, Surabaya, Denpasar, Medan, Depok, Magelang dan Padang). Klinik ini telah didukung oleh dokter profesionaldan fasilitas terdepan", ujar Dr. Budi Wiweko SpOG (K), Dokter Kandungan dan Kebidanan dari Klinik Yasmin RSCM dan Sekjen PERFITRI, seperti yang dikutip dari Press Release yang beredar.

Sementara itu, ketidaksuburan bisa disebabkan oleh berbagai faktor pada pria maupun wanita. Namun mengikuti program bayi tabung mampu meningkatkan kemungkinan hamil sebesar 10-20 kali lipat lebih tinggi.

Sayangnya, banyak pasangan infertil dari Indonesia yang memilih untuk menjalani program bayi tabung di luar negeri. Sebab layanan program tersebut di Indonesia kurang sosialisasi, padahal kualitasnya tak kalah baik.

Atas dasar itulah PERFITRI membuka ruang konsultasi gratis 'Sharing Room' PERFITRI dan Merck. Layanan tersebut dapat ditemui setiap akhir pekan (Sabtu dan Minggu) mulai 30 Maret hingga 19 Mei di mal-mal di Jakarta.

Informasi lengkap seputar infertilitas dan bayi tabung juga tersedia di situs milik PERFITRI www.MauPunyaAnak.com. Kemudian ada juga akun Twitter @maupunyaanak dan Facebook maupunyaanak untuk mengetahui info dan program-program terbaru tentang program bayi tabung.

Baca juga:Mendengar pertengkaran orang tua bikin bayi mudah stresTips mencegah keguguran pada trimester kehamilanPencernaan sehat optimalkan tumbuh kembang anakAsam folat hindarkan bayi dari autismeKenalkan makanan padat terlalu dini? Kesehatan bayi terancam! (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP