Awas, memeluk hewan mati tularkan infeksi mematikan!

Reporter : Destriyana | Jumat, 21 September 2012 09:12

Awas, memeluk hewan mati tularkan infeksi mematikan!
Ilustrasi hewan peliharaan dan anak. ©2012 Merdeka.com

Merdeka.com - Hewan peliharaan menjadi salah satu sahabat terbaik bagi manusia. Anda mungkin merasa sangat sedih, ketika kehilangan mereka. Namun, mencium hewan peliharaan yang sudah mati bisa meningkatkan risiko penularan penyakit.

Infeksi Pasteurella multocida merupakan penyakit yang bisa mengancam nyawa manusia. Dalam jurnal Clinical Infectious Diseases, Dr Joseph Myers membahas tiga kasus tentang pemilik hewan peliharaan yang terjangkit bakteri mematikan setelah memeluk hewan yang sudah mati.

Manusia yang memiliki sistem kekebalan tubuh yang lemah sangat berisiko terserang Pasteurella multocida, sebagaimana dilansir Mother Nature Network. Biasanya, wanita lebih sering melakukan kontak dengan hewan peliharaan mereka. Kebiasaan ini cenderung meningkatkan peluang mereka terinfeksi bakteri mematikan.

Mereka yang terinfeksi mengalami gejala, seperti demam, menggigil, sakit tenggorokan, dan kesulitan bernapas. Anda harus segera mencari bantuan medis, jika mengalami gejala tersebut setelah memeluk hewan mati.

[des]

Komentar Anda


Suka artikel ini ?
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


Be Smart, Read More
Back to the top
Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Besok babak akhir perebutan kereta cepat antara Jepang dan China
  • ESDM jelaskan pentingnya proyek 35.000 MW ke anak buah Rizal Ramli
  • Selain pamerkan burung, Hendri onani dengan lidah buaya
  • Isu buruh China banjiri RI, Luhut bilang 'kami tak mau dijajah'
  • Ada karpet merah khusus pimpinan DPR, Ruhut serang Setya Novanto
  • Honda BR-V sukses sabet gelar mobil baru terbaik di IIMS 2015
  • Ini secuil kata yang membuat Raul Lemos emosi ke Aurel dan Azriel
  • Ki Kusumo diperiksa pihak kepolisian terkait kasus pengeroyokan
  • Temui Jokowi, IMF puji ekonomi Indonesia masih cukup baik
  • Gambarkan potensi Indonesia, bos IMF kutip ucapan Soekarno
  • SHOW MORE