Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Awas, diabetes bisa pengaruhi kesuburan

Awas, diabetes bisa pengaruhi kesuburan Ilustrasi tes kehamilan. ©Shutterstock.com/Litwin Photography

Merdeka.com - Ketika pasangan telah mencoba memiliki anak selama 12 bulan tanpa menggunakan kontrasepsi namun gagal, peneliti memasukkan ini pada kriteria 'tidak subur'. Salah satu kondisi yang bisa menyebabkan ketidaksuburan pada pria dan wanita adalah diabetes.

Wanita yang memiliki diabetes, tipe-1 maupun tipe-2, biasanya mengalami menstruasi pertama terlambat daripada wanita lain yang tak memiliki diabetes. Sebaliknya, untuk urusan menopause, wanita yang memiliki diabetes justru lebih cepat mengalami menopause dibandingkan dengan wanita yang tak memiliki diabetes. Hal ini akhirnya memberikan sedikit waktu subur dan mengurangi kesempatan bagi wanita yang memiliki diabetes untuk memiliki keturunan.

Insulin yang mempengaruhi gula darah dan kecenderungan diabetes pada seseorang juga termasuk hormon. Sehingga kemungkinan pasien diabetes juga mengalami hormon yang tak seimbang, termasuk hormon estrogen, progesteron, atau testosteron.

Hormon-hormon ini berperan penting bagi proses reproduksi dan memiliki berbagai macam efek jika bermasalah. Beberapa di antaranya adalah kista di ovarium, disfungsi ereksi, dan ketidaksuburan, baik pada pria maupun wanita.

Selain itu, yang perlu diwaspadai adalah kecenderungan wanita yang memiliki diabetes untuk mengalami keguguran. Hal ini disebabkan oleh tingginya tingkat gula darah yang beracun bagi perkembangan janin, seperti dilansir oleh Health Me Up (01/05).

"Kerusakan DNA pada sperma pria yang memiliki diabetes lebih besar daripada sperma pria yang tak memiliki diabetes. Hal ini menyebabkan pria yang memiliki diabetes kurang subur," ungkap ketua peneliti Dr Ishola Agbaje dari Reproductive Medicine research Group di Queen's University. (mdk/kun)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP