Awas, depresi bikin otak meradang!
Merdeka.com - Stres tentu tidak bisa dihilangkan dari kehidupan Anda. Tuntutan hidup yang semakin tinggi rentan membuat Anda merasa stres. Walaupun demikian, tentu saja Anda tidak boleh untuk memanjakan perasaan tersebut. Sebab stres yang dibiarkan mampu menjadi depresi yang membahayakan. Tak hanya membahayakan kesehatan mental, nyatanya depresi mampu membuat otak Anda mengalami peradangan.
Seperti dilansir dari dailymail.co.uk, para peneliti menemukan tingginya kandungan protein dalam otak yang dikenal mampu menyebabkan peradangan pada mereka yang sedang depresi. "Kandungan protein yang disebut dengan protein translocator penyebab peradangan dalam otak mereka yang sedang depresi ternyata naik sebanyak 3 kali lipat. Selain menyebabkan Anda mengalami sakit kepala, pusing, dan gangguan kesehatan lainnya, peradangan ini mampu secara perlahan menurunkan sistem kekebalan tubuh," terang Dr Jeffrey Meyer, salah satu anggota tim peneliti dari Centre for Addiction and Mental Health di Toronto, Kanada.
"Kami menemukan bahwa peradangan yang paling parah terjadi di bagian otak yang disebut dengan anterior cingulate cortex. Peradangan ini mampu mengganggu kemampuan masing-masing neuron otak untuk berkomunikasi satu sama lain. Oleh sebab itulah kami menyarankan agar Anda belajar untuk mengelola stres Anda. Jangan sampai membiarkannya berkembang dan berubah menjadi depresi," lanjutnya.
Depresi saat ini menjadi salah satu bentuk yang paling umum dari penyakit mental yang menyerang masyarakat. Setidaknya 1 dari 5 orang dewasa pernah mengalami depresi.
(mdk/feb)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya