Atur Pola Makan Untuk Penyitas Covid-19 dengan Diabetes
Merdeka.com - Masa pemulihan atau recovery dari penyakit yang diderita bisa jadi akan dilalui dengan proses yang panjang dan butuh kedisiplinan untuk bisa kembali pulih. Karena itu Anda harus memberi perhatian ekstra, utamanya bila Anda atau orang terdekat Anda merupakan penyintas COVID-19 dengan penyakit penyerta (komorbid). Dan berikut akan diulas informasi seputar kesehatan bagi penyintas COVID-19 dengan diabetes.
Pertama-tama untuk mencegah komplikasi penyakit lainnya, maka penting bagi Anda untuk bisa memahami cara mengelola tingkat kekebalan tubuh usai terkena penyakit akibat infeksi virus SARS-CoV-2 melalui diet yang direkomendasikan ahli gizi.
Melansir dari Antaranews, seorang pakar gizi asal India, Sujata Sharma, mengatakan jika “Tingkat pemulihan pasien telah meningkat secara signifikan. Namun, mereka tidak lepas dari ancaman penyakit lain yang mengancam jiwa”. Selain itu, menurut Sharma setelah pulih dari COVID-19, menjadi penting bagi penyandang diabetes untuk mengatur kembali rencana diet mereka.
Karena itu untuk kasus diabetes, pengelolaan penyakit bisa dimungkinkan dengan pengaturan pola makan yang tepat. Dengan diet sehat dan seimbang, diharapkan para penyintas COVID-19 dengan diabetes untuk bisa segera pulih dan terlindungi dari infeksi lainnya.Lantas seperti apa pola makan yang bisa diterapkan?
1. SarapanSudah jadi hal umum jika sarapan merupakan hal penting, utamanya sebagai pasokan energi untuk beraktivitas. Diet yang dilakukan bisa dengan sarapan dalam waktu 2 jam setelah bangun tidur (sekitar pukul 08.00-09.00). Seorang pasien diabetes yang pulih dari COVID-19 bisa memilih satu mangkuk gandum dengan susu skim (tambahkan buah beri dan kacang) atau satu mangkuk kinoa/quinoa dengan sayuran atau dua telur dadar (putih telur saja).
2. Camilan pagi-siangUntuk mengisi waktu antara sarapan dan makan siang (sekitar pukul 11.30), bisa diselingi dengan camilan bergizi di kisaran 100 gram, seperti: apel, jambu biji, pir, stroberi, pepaya atau kacang-kacangan.
3. Makan siang
Setelah beraktivitas, makan siang juga diperlukan demi menjaga stamina dan memperbarui energi. Karena itu di antara pukul 13.30-14.30, Anda bisa mengambil satu mangkuk sayuran hijau, hidangan ayam buatan sendiri dan satu mangkuk nasi merah.
4. Camilan soreMenjelang senja di sekitaran pukul 16.30-17.30, pasien diabetes bisa menikmati pilihan camilan ringan seperti: teh tanpa gula, buah-buahan, sup ayam, biskuit, yogurt dengan buah beri.
5. Makan malamSangat sayang untuk dilewatkan, makan malam (19.30-20.30) juga berperan penting dan bisa terdiri dari: sepiring salad, hidangan ikan buatan sendiri dan setelah makan, pasien juga bisa meminum segelas susu.
Ulasan diatas juga bisa disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing pasien. Selain berkonsultasi dengan dokter, pastikan faktor penunjang lainnya seperti olahraga dan disiplin dalam pengobatan tentu akan sangat membantu proses pemulihan.
(mdk/ttm)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya