Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apakah waxing buruk untuk kesehatan kulit?

Apakah waxing buruk untuk kesehatan kulit? Ilustrasi waxing. www.aspatoremember.com

Merdeka.com - Waxing atau tindakan mencabut bulu di kulit dengan lelehan gula jamak dilakukan para wanita untuk membantu mereka dalam mewujudkan keinginan memiliki kulit yang mulus. Sebab sudah bukan rahasia lagi jika kulit dengan banyak bulu di atasnya mampu merusak penampilan fisik para wanita. Sehingga daripada mencukur, para wanita lebih memilih untuk menggunakan metode waxing yang diklaim bisa mencabut bulu tubuh sampai ke akarnya.

Bagi wanita yang pernah mencoba waxing pasti setuju bahwa waxing cukup menyakitkan untuk kulit. Sebab setelah diolesi dengan semacam lelehan gula, bulu akan ditarik secara cepat menggunakan kain. Nah, karena waxing cukup menyakitkan, sebenarnya apakah prosedur ini baik untuk kulit?

Berikut adalah jawabannya.

Tingkat elastisitas kulit berkurang

Waxing yang dilakukan secara rutin dan berkepanjangan ternyata bisa memberikan dampak yang buruk untuk kulit. Salah satunya adalah menyebabkan tingkat elastisitas dari kulit berkurang. Hasilnya, kulit kamu akan mudah berkerut serta rentan akan gangguan karena lapisan kulit jadi menipis.

Munculnya ruam kulit

Selain rasa sakit yang terjadi saat melakukan waxing, akan muncul pula ruam kulit yang menyertainya. Biasanya ruam ini ditandai dengan benjolan kemerahan kecil pada kulit kamu. Untuk meminimalisir gangguan ruam yang lebih lanjut, kamu bisa menggunakan air dingin untuk mengompres kulit yang ruam. Sebab biasanya wax yang panas juga mampu meninggalkan luka bakar pada kulit.

Infeksi kulit

Wax yang digunakan secara rutin dan berulang-ulang juga mampu menyebabkan infeksi kulit dan iritasi. Selain karena panasnya wax, bahan wax yang penuh dengan bahan kimia juga dapat memperburuk kondisi infeksi kulit Anda.

Munculnya bulu yang tidak tumbuh sempurna

Bulu yang tidak tumbuh dengan sempurna di kulit atau yang disebut dengan Pseudofolliculitis merupakan salah satu efek samping dari waxing yang sering terjadi. Bulu yang tidak tumbuh sempurna atau tumbuh ke dalam ini terjadi akibat waxing yang dilakukan dengan tidak benar sehingga folikel rambut tumbuh secara berlawanan. Biasanya bulu yang tumbuh akan bertekstur lebih keriting dari biasanya.

Adanya pendarahan atau memar di kulit

Bagi mereka yang berkulit sensitif, waxing bisa menimbulkan pendarahan atau memar di kulit. Dan bisa menjadi semakin parah jika kamu berkulit super sensitif. Di beberapa bagian kulit yang tipis juga bisa menimbulan pendarahan dengan beberapa benjolan seperti bisul yang menyertainya.

Itulah beberapa efek samping dari waxing untuk kesehatan kulitmu. Well, apakah kamu mau melakukan atau tidak, semuanya bergantung pada keputusanmu atas kesehatan kulitmu.

(mdk/feb)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP