Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Apakah kafein berbahaya untuk anak-anak?

Apakah kafein berbahaya untuk anak-anak? ilustrasi anak minum kopi. ©2015 Merdeka.com/shutterstock

Merdeka.com - Sebuah studi yang diterbitkan pada bulan Desember 2010 dalam jurnal Pediatrics menemukan bahwa kafein dapat mempengaruhi pola tidur anak. Juga, ada beberapa bukti yang menunjukkan bahwa kafein bisa memperburuk kondisi anak yang memiliki gangguan kecemasan.

Jadi, apakah kafein berbahaya untuk anak-anak?

Dr Marcie Schneider, dokter dan mantan anggota komite American Academy of Pediatrics, setuju bila kafein dikatakan berbahaya bagi anak-anak. Sebab menurut penjelasannya, kafein diserap dalam setiap jaringan tubuh.

Hal itu nantinya bisa meningkatkan denyut jantung dan tekanan darah. Kafein juga bertanggung jawab terhadap perubahan suhu tubuh dan kesehatan lambung.

Bagi sebagian orang, kafein diyakini bisa memperbaiki suasana hati. Namun bagi lainnya, itu bisa membuat mood menjadi lebih buruk. Untuk anak-anak yang memiliki masalah kecemasan, kafein benar-benar dapat memperburuk kecemasan mereka.

"Kafein adalah stimulan dan itu dapat mempengaruhi nafsu makan anak. Jika kafein mengekang nafsu makan anak, itu bisa mempengaruhi pertumbuhan mereka," kata Dr Marcie kepada livescience.com.

Selain bisa mempengaruhi nafsu makan anak, Dr Nicole Caldwell, asisten profesor pediatri dari Rumah Sakit Anak di Columbus, Ohio, menyatakan bahwa kafein dapat mempengaruhi sistem saraf pusat, karena itu berperan sebagai stimulan.

Otak anak cenderung sedikit lebih sensitif terhadap efek kafein daripada otak orang dewasa. Kafein dapat membuat anak-anak menjadi hiperaktif. Itu juga bisa membuat mereka merasa gugup, cemas, serta memperburuk masalah perut dan menciptakan masalah tidur.

(mdk/des)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP