Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Anda rugi jika sengaja lewatkan sahur

Anda rugi jika sengaja lewatkan sahur Ilustrasi puasa. shutterstock

Merdeka.com - Salah satu aspek penting dalam berpuasa adalah sahur. Namun, masih saja ada orang yang sengaja melewatkannya dengan berbagai alasan.

Melewatkan sahur dengan hanya mengandalkan banyak makan saat berbuka puasa, sangat tidak dianjurkan. Kebiasaan makan yang buruk kayak begini harus dihindari selama bulan Ramadan guna memastikan tubuh mendapatkan nutrisi yang tepat dan sehat.

Ahli Nutrisi dari Amerika, Rashi Chowdhary, mengatakan,"Bangun di waktu sahur dengan makan yang cukup akan memberi tubuh bahan bakar untuk setengah hari."

Makan di waktu sahur juga mencegah kita dari dehidrasi, bau mulut, dan masalah pencernaan. "Makan beragam jenis makanan saat sahur membantu kita mendapatkan nutrisi yang membuat tubuh kuat selama beberapa jam," kata Rashi dikutip dari The National AE, Jumat, 18 Mei 2018.

Menu sahur yang dianjurkan

yang dianjurkan rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Rashi, menyarankan, jangan terlalu mengandalkan buah, roti, dan sereal selama puasa Ramadan. Harus ditambah makanan jenis yang lain. Sebab, buah yang tinggi gula, apalagi jika kita mengonsumsinya dalam wujud jus kemasan menyebabkan kadar gula diproses dengan cepat.

"Alhasil, kita akan cepat merasa lapar selama puasa," katanya.

Lagipula, terlalu mengandalkan karbohidrat olahan untuk energi selama puasa hanya akan meningkatkan kadar insulin dan dapat menyebabkan kenaikan berat badan. Kita jadi sulit menahan untuk tidak banyak makan saat buka puasa.

"Memasukkan lemak sehat ke dalam menu saat sahur akan membantu mempertahankan kestabilan kadar gula dalam darah," katanya.

Lemak sehat yang bisa dikonsumsi saat sahur selama bulan puasa adalah minyak kelapa, mentega, dan kacang almon.

Sahur jangan lupa minum vitamin dan suplemen

lupa minum vitamin dan suplemen rev3Rekonstruksi prajurit tni pembunuh kacab bank BUMN. ©2025 Merdeka.com

Selain itu, Rashi mengimbau kita yang sedang puasa agar tidak melupakan suplemen omega 3, vitamin C, dan vitamin B kompleks. Guna mencukupi pemenuhan asupan gizi yang didapat dari makanan besar dan buah selama puasa.

(mdk/ita)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP