Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Akar manis memperlambat penyebaran sel kanker kulit ganas

Akar manis memperlambat penyebaran sel kanker kulit ganas Ilustrasi akar manis. ©Shutterstock/Foong Kok Leong

Merdeka.com - Sebuah penelitian menemukan kalau tanaman akar manis bisa dimanfaatkan untuk memperlambat penyebaran sel kanker kulit ganas.

Penelitian dari Amerika tersebut tepatnya menganalisis akar manis dan berencana untuk mengolahnya menjadi obat kanker kulit jenis melanoma.

Sebelumnya, berbagai penelitian juga menyebutkan kalau akar manis punya senyawa bernama glycyrrhizin yang bersifat anti kanker. Namun ternyata obat dengan bahan senyawa tersebut jika dikonsumsi dalam jangka panjang bisa memicu tekanan darah tinggi dan pembengkakan pada otak.

"Kami menemukan senyawa lain - bernama Isoangustone A - dalam akar manis yang juga ampuh melawan kanker tanpa efek samping berbahaya," papar peneliti dari University of Minnesota.

Sebagaimana dilansir dari Daily Mail, melanoma sendiri adalah jenis kanker kulit yang jarang ditemukan namun bersifat mematikan.

Salah satu faktor yang meningkatkan risiko kanker kulit melanoma adalah paparan sinar matahari yang menyebabkan kulit terbakar. Hal itu akhirnya memengaruhi sel-sel dalam tubuh yang akhirnya memicu kanker.

Sementara itu, akar manis merupakan tanaman sejenis polong-polongan yang berasal dari Eropa Selatan dan beberapa bagian wilayah Asia. Tanaman ini biasanya dimanfaatkan sebagai obat demam, produk permen, dan minuman root beer.

Hasil penelitian kemudian dilaporkan dalam Cancer Prevention Research.

Baca juga:Tingkatkan pengetahuan kanker melalui Cancer Awareness DayBongkar fakta di balik 7 mitos kanker serviks5 Cara mudah mencegah kanker serviksTes dan diagnosis untuk kanker serviksGejala kanker serviks yang patut diwaspadai (mdk/riz)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP