7 Fakta menjijikkan soal kolam renang umum

Reporter : Rizqi Adnamazida | Minggu, 23 Juni 2013 15:40




7 Fakta menjijikkan soal kolam renang umum
Ilustrasi kolam renang. ©Shutterstock/Andrey Armyagov

Merdeka.com - Berenang sebenarnya menyehatkan. Tetapi ada banyak fakta menjijikkan tentang kolam renang umum yang membuat keinginan berenang jadi hilang! Apa saja? Simak selengkapnya seperti yang dilansir dari Medical Daily berikut ini.

Feses
Menurut Centers for Disease Control (CDC) Amerika, perenang berkontribusi dalam penyebab adanya feses di kolam renang umum sebanyak 0,14 gram setelah 15 menit masuk ke kolam. Selain itu, pada tahun 2010 lalu, satu dari delapan kolam renang umum begitu kotor dan akhirnya mendapat peringatan untuk ditutup dengan segera.

Bakteri E. Coli
CDC juga melakukan penelitian yang membuktikan kalau sebanyak 161 kolam renang di Atlanta mengandung bakteri E. Coli - bakteri yang berkaitan dengan feses. Untuk meminimalisir kontaminasi bakteri tersebut, CDC menyarankan agar pengunjung kolam mandi dengan sabun terlebih dahulu sebelum berenang.

RWI
RWI adalah recreational water illness disebabkan oleh kuman yang menyebar karena menelan air kotor. Menurut CDC, kasus RWI semakin meningkat selama 20 tahun terakhir. Salah satu gejala umum dari RWI adalah diare.

Cryptosporidium
Cryptosporidium atau Crypto merupakan parasit yang menyebabkan diare. Parasit ini bahkan bisa hidup di dalam kolam renang yang sudah diberi kaporit. Jadi dalam kolam renang yang paling bersih pun, Anda tetap berisiko terkena infeksi parasit ini.

Giardia
Sama seperti Crypto, Giardia juga termasuk parasit penyebab diare. Giardia ditemukan pada air, tanah, dan makanan yang terkontaminasi. Giardia pun masa hidupnya lebih lama dan cukup kebal terhadap kaporit. Kabar buruknya, Giardia bisa menyebar melalui air di kolam renang umum, dari binatang ke manusia, dan ke sesama manusia.

Urine
Satu dari lima orang dewasa Amerika mengaku suka pipis di dalam kolam renang. Menjijikkan memang, namun kebiasaan itu jelas sangat tidak menyehatkan. Urine di kolam renang melemahkan kinerja kaporit dalam membunuh kuman. Sehingga perenang berisiko terkena penyakit.

Kaporit
Kaporit memang digunakan untuk membunuh kuman bakteri di dalam kolam renang. Namun jika aromanya tercium begitu kuat, itu bukan tanda yang baik. Sebab kaporit berkualitas tinggi harusnya tidak menyebarkan aroma yang terlalu kuat.

Demi menjaga kebersihan dan kesehatan ketika berada di kolam renang umum, sebaiknya Anda mandi dengan sabun sebelum dan sesudah berenang, tidak buang air di dalam kolam, dan tidak menelan air kolam.

Baca juga:
Tips agar tetap sehat dan bugar di musim hujan
10 Cara melegakan hidung tersumbat
Badan gendut bikin remaja rentan gangguan pendengaran?
Hindari 10 hal yang bikin asma kumat!
10 Kisah pilu dari penderita penyakit langka

[riz]
Kunjungi portal hao123 untuk akses internet aman dan nyaman


JANGAN LEWATKAN BERITA
Follow tag merdeka.com akan membantu untuk mendapatkan berita yang sesuai preferensi Anda. Misal Anda suka berita Anas Urbaningrum, masukkan email dan Anda hanya akan menerima berita seputar Anas Urbaningrum.

Let's be smart, read the news in a new way.
Tutup
Kirim ke teman Kirim copy ke email saya
Kirim ke

Free Content

  • URL Blog

  • Contoh : merdeka.wordpress.com

  • Email

  • Password


saya setuju menggunakan konten merdeka.com dan mengetahui bahwa merdeka.com tidak menyimpan informasi login saya







Komentar Anda


Be Smart, Read More
Back to the top

Today #mTAG
LATEST UPDATE
  • Ikuti saham global, IHSG diprediksi alami penguatan
  • 5 Kontroversi Syahrini yang bikin geger
  • Badai di kavling C1 Jalan Rasuna Said Kuningan
  • [FOTO] Pangeran Harry ternyata doyan merokok shisha
  • 4 Sikap Ahok yang tak mengundang simpati
  • Nyatanya, rokok elektrik 10 kali lebih bahaya dari rokok biasa
  • Pejabat di era Jokowi, kawinan sampai makanan rapat diatur
  • Miris warga negara kelas dua di Negeri Zionis
  • Bulan madu, suami dicokok karena bawa sabu di Bandara Soetta
  • Lima taipan paling dermawan sejagat
  • SHOW MORE