Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

5 Kebiasaan baik untuk cegah gigi berlubang!

5 Kebiasaan baik untuk cegah gigi berlubang! ilustrasi menggosok gigi. ©2012 brushingyourteeth.com

Merdeka.com - Gigi berlubang adalah salah satu masalah kesehatan gigi dan mulut yang banyak dialami oleh masyarakat Indonesia. Seringkali gigi berlubang masih dianggap remeh, kecuali jika mereka sudah merasakan sakitnya. Gigi berlubang yang tak segera dirawat juga bisa membuat gigi harus dicabut.

Padahal menurut penelitian, gigi berlubang merupakan salah satu penyakit yang paling mungkin untuk dicegah. Bukankah mencegah lebih baik daripada mengobati? Jika tak ingin sakit gigi akibat gigi berlubang, sebaiknya lakukan beberapa langkah berikut ini, seperti dilansir oleh Health Me Up (01/07).

1. Floss

Masyarakat di Indonesia memang masih jarang yang rutin menggunakan dental floss. Padahal melakukan floss setelah sikat gigi juga penting untuk menjaga kebersihan gigi dan mencegah gigi berlubang. Sikat gigi tak bisa menjangkau semua bagian gigi, sehingga pasti ada sisa makanan atau partikel yang terselip di sela-sela gigi dan bisa menyebabkan gigi berlubang. Karena itu, sebaiknya bersihkan gigi dengan dental floss dua kali sehari, terutama setelah makan siang dan makan malam.

2. Menggosok gigi

Untuk mencegah gigi berlubang, menggosok gigi adalah hal yang wajib dilakukan. Ketika gigi tidak digosok dengan teratur, partikel yang menempel pada gigi akan mengeluarkan asam dan membuat enamel berlubang. Karena itu, sebaiknya selalu sikat gigi minimal dua kali sehari.

3. Berkumur

Selain menggosok gigi dan membersihkan gigi dengan dental floss, sebaiknya juga kumur-kumur untuk menghilangkan partikel dari gigi. Selain menghilangkan asam pada mulut, berkumur juga penting untuk mencegah gigi berlubang.

4. Hindari junk food

Makanan seperti junk food yang terlalu banyak mengandung karbohidrat, gula, lemak, dan zat tepung buruk untuk gigi. Jika ingin terhindar dari gigi berlubang, masalah bau napas tak sedap, atau penyakit gusi, maka hindari mengonsumsi junk food.

5. Kunjungi dokter gigi secara teratur

Banyak orang yang tak suka mengunjungi dokter gigi. Kemungkinan karena alat-alatnya yang tampak menakutkan. Namun mengunjungi dokter gigi secara teratur, enam bulan sekali, penting untuk menjaga kesehatan gigi. Dokter akan tahu ketika gigi Anda mulai berlubang dan segera merawatnya agar tak sampai menyebabkan sakit gigi atau lubang semakin membesar.

Itulah beberapa kebiasaan baik yang sebaiknya diterapkan jika Anda ingin mencegah gigi berlubang. Jangan tunggu sampai gigi berlubang untuk mengunjungi dokter gigi atau menerapkan kebiasaan baik di atas.

(mdk/kun)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP