Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

2 Alasan utama kenapa kitik-kitik bikin geli

2 Alasan utama kenapa kitik-kitik bikin geli Ilustrasi menggelitik telinga. Shutterstock/Kateryna Iemets

Merdeka.com - Saat Anda bertemu dengan anak kecil yang menggemaskan, maka Anda pun tidak tahan untuk mengitik-ngitik perutnya yang gendut atau pipinya yang lucu. Tentu saja tawanya yang muncul saat Anda mengitik-ngitik semakin membuat Anda suka untuk memainkannya.

Selama ini masih belum ada jawaban yang pasti kenapa Anda selalu tertawa geli saat dikitik-kitik. Namun penelitian yang dilansir dari healthmeup.com berhasil menemukan jawabannya.

Disebutkan bahwa ada jutaan saraf kecil di bawah kulit yang mampu akan memberitahukan ke otak melalui sistem saraf. Sebuah sentuhan ringan dapat menyebabkan timbulnya sensasi menggelitik di dalam tubuh yang akan membuat Anda tertawa karena dua bagian di otak yang berfungsi secara bersama-sama. Dua bagian tersebut adalah:

  • Somatosensori korteks: Ini adalah wilayah otak yang bertanggung jawab untuk menganalisis sentuhan dan tekanan yang terkait dengannya.
  • Para anterios korteks cingulated: Ini daerah otak mengelola perasaan menyenangkan, yang menyebabkan tawa.
  • Saat Anda dikitik-kitik maka dua bagian tersebut bekerja secara bersama-sama sehingga Anda pun akan tertawa saat dikitik-kitik. (mdk/feb)

    Geser ke atas Berita Selanjutnya

    Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
    lihat isinya

    Buka FYP