Saat masalah di rongga mulut mengancam puasa
Merdeka.com - Mulut adalah salah satu tempat yang paling sensitif saat muslim berpuasa karena mulut adalah tempat makanan dan minuman masuk ke dalam tubuh. Salah-salah puasa seseorang bisa batal karena menganggap enteng aktivitas di mulut.
Sebagai contoh saat berkumur, Imam Hanbali dan Syafi'i mengatakan jika berkumur selain untuk bersuci hukumnya makruh. Sementara Imam Hanafi dan Maliki mengatakan tidak makruh.
Sementara jika ada makanan yang bersisa di gigi, para Imam menginstruksikan agar segera disingkirkan. menurut Imam Syafi'i, jika ditelan akan membatalkan puasa.
"Jika sisa tersebut seukuran dengan biji kedelai kecil, hukumnya dapat membatalkan puasa. Namun jika lebih kecil daripada itu hukumnya tidak membatalkan puasa (Hanafi)," dikutip dari buku Rahasia Puasa Menurut 4 Mazhab karya Thariq Muhammad Suwaidan, Rabu (24/6).
begitu juga jika ada darah di sela gigi. Para Imam menyarankan agar segera dibuang karena bisa membatalkan puasa. Imam Hanafi, Maliki, dan Syafi'i berpendapat jika darahnya sedikit tidak akan membatalkan puasa. (mdk/rep)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya