Holcim Indonesia gelar LafargeHolcim Award ke-5
Merdeka.com - PT Holcim Indonesia, Tbk melalui LafargeHolcim Foundation menggelar LafargeHolcim Award, sebuah kompetisi yang mengedepankan ide-ide atau konsep pembangunan berkelanjutan.
Kompetisi ini terbagi dua kategori yakni utama atau Main Category dan kategori Next Generation. Untuk kategori utama dibuka bagi arsitek, insinyur, pemilik proyek, kontraktor, dan mahasiswa dengan jurusan terkait yang menunjukkan praktik konstruksi berkelanjutan pada penggunaan teknologi, aspek lingkungan sosial ekonomi dan budaya dalam perencanaan konsep proyeknya.
Sedangkan untuk kategori Next Generation, peserta 18 sampai 30 tahun dapat mengirimkan konsep serta idenya.
Sustainable Development Manager Holcim Indonesia sekaligus koordinator LafargeHolcim Award ke-5, Oepoyo Prakoso mengatakan, arsitek memiliki peran penting dalam pembangunan untuk mewujudkan konsep berkelanjutan demi masa depan yang lebih baik.
"Perencanaan sebuah pembangunan memiliki peranan penting dalam merealisasikan konsep bangunan yang berkualitas serta memberikan rasa nyaman," kata Oepoyo dalam jumpa persnya di Jakarta, Kamis (19/1).
"Seorang arsitek atau perancang bangunan perlu memperhatikan beberapa hal sebelum memastikan konstruksi dapat dilakukan," tambahnya.
Pada kesempatan ini, selain berbagi informasi mengenai LafargeHolcim Awards, Juri LafargeHolcim Awards Regional Asia Pasifik Nirmal Kishnani juga meluncurkan buku “Greening Asia” dalam versi Bahasa Indonesia dengan judul Menghijaukan Asia.
Buku ini diterbitkan sebagai bentuk komitmen perusahaan terhadap keberlanjutan. Dalam bukunya, Nirmal menyampaikan bahwa bangunan yang telah menerapkan konsep ramah lingkungan belum cukup untuk mengatasi tantangan saat ini. Harus ada peranan manusia di dalamnya juga agar bangunan tersebut bisa bertahan dalam jangka panjang.
"Konsep pembangunan berkelanjutan perlu diperhatikan dengan seksama agar maksud dari pembangunan yang sebenarnya dapat terwujudkan dengan baik."
"Kompetisi LafargeHolcim Awards mendorong penekanan konsep ini pada ide-ide yang mengidentifikasi lima permasalahan utama dan mengutamakan keberlangsungan habitat manusia untuk generasi mendatang yang menjadi dasar penilaian dalam kompetisi ini," jelasnya. (mdk/hrs)
Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya