APL bangun hunian murah seperti San Antonio di Cimanggis
Merdeka.com - PT Agung Podomoro Land (APL) mengembangkan kompleks hunian di kawasan Depok, Jawa Barat khususnya daerah Cimanggis. Wilayah ini dinilai memiliki potensial yang akan berkembang pesat. Terletak di wilayah selatan yang asri dan berjarak hanya 19 kilometer dari ibukota.
Wakil Direktur Utama APL, Indra Wijaya Antono mengatakan, harga tanah di kawasan Cimanggis masih jauh lebih terjangkau jika dibandingkan dengan harga tanah di beberapa daerah lainnya. Untuk itu saat ini perusahaan membangun kompleks hunian Podomoro Golf View (PGV).
Podomoro Golf View Cimanggis ditawarkan dengan harga sekitar Rp 8,6 juta per meter persegi mengikuti harga yang dipatok oleh pemerintah untuk rumah sederhana.
Jika dibandingkan dengan harga apartemen di Serpong Tangerang, yang berjarak sekitar 24 kilometer dari Jakarta, di jual dengan harga Rp 17 juta-Rp 20 juta per meter persegi atau, di Bekasi Cikarang, yang berjarak kurang lebih 20 kilometer, harga apartemen Rp 13 juta-Rp 15 juta per meter persegi.
"Daerah ini menjanjikan prospek masa depan yang cerah. Cimanggis juga menawarkan kualitas hidup yang lebih baik karena ruang terbuka hijau masih luas," ujarnya di Jakarta, Jumat (22/7).
Podomoro Golf View merupakan kawasan terpadu yang dibangun di atas lahan seluas 60 hektar. Rencananya akan dibangun 24 menara apartemen dengan total jumlah unit sebanyak 37.000.
Nantinya, kompleks ini akan menjadi kota mandiri dengan fasilitas lengkap, antara lain area komersial, pertokoan, pasar modern, pusat ibadah, serta rencana pengembangan pusat pendidikan dari Kolese Kanisius Jakarta seluas 20 hektar.
"Kami akan membuatnya seperti di San Antonio, USA, atau Clarke Quay, Singapore. Pengunjung dapat mengobrol santai sambil makan, minum, dan menikmati suasana sungai yang bersih," tutur Indra.
PGV juga mudah diakses. Selain lewat jalan tol, ke lokasi PGV nantinya akan bisa diakses dengan rencana hadirnya stasiun kereta ringan atau light rapid transit (LRT) di Cimanggis, tepat di kawasan Podomoro Golf View. Kereta ringan ini rencananya akan beroperasi di tahap kedua pada 2019.
"Jika LRT sudah beroperasi, waktu tempuh dari Jakarta ke Cimanggis atau sebaliknya hanya dibutuhkan 20 menit," kata Indra.
(mdk/idr)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya