Zulkifli Hasan: Takdir Khofifah adalah gubernur
Merdeka.com - Takdir Khofifah Indar Parawansa itu adalah gubernur. Kekalahan di dua Pilgub Jawa Timur: 2008 dan 2013 itu kemenangan yang tertunda.
Penekanan kalimat ini disampaikan Ketua Umum DPP Zulkifli Hasan pada pidatonya di Deklarasi Tekad Kemenangan se-Jawa Timur, di Insumo Kediri Convention Center, Kota Kediri, Selasa (6/2).
"Perjuangan harus dituntaskan. Di Malang kemarin sudah saya katakan, bahwa takdir Khofifah adalah gubernur, hanya kemarin (Pilgub 2008 dan 2013) itu tertunda," tegas Zulkifli di hadapan ribuan kader PAN se Jawa Timur.
Ketua MPR RI ini juga menegaskan, untuk meraih kemenangan dan mewujudkan cita-cita ada resepnya. "Resep menang itu sederhana. Pertama ikhlas, kesungguhan bekerja tanpa pamrih untuk mencapai kesejahteraan rakyat," kata Zulkifli.
Kemudian pengorbanan. Menurut Zulkifli, tidak ada kemenangan tanpa pengorbanan. "Begitulah PAN, kalau mau dihargai harus bisa menghargai atas apa yang kita lakukan," ucapnya.
Bahkan, Bang Zul, sapaan akrab Zulkifli Hasan, akan turun langsung bersam Ketua DPD PAN Jawa Timur, Masfuk untuk keliling Jawa Timur.

Tujuannya satu: memenangkan pasangan Khofifah-Emil Dardak di Pilgub Jawa Timur, Pilbup dan Pilwali 2018. "Ada kader, ketua cabang, dan ranting, semua akan turun untuk memenangkan Khofifah-Emil."
"Saya perintahkan ke kader, kalau kita sudah mendukung Khofifah, maka kader PAN harus kerja keras untuk memenangkannya," tegas Zulkifli disambut yel-yel para kader PAN untuk kemenangan Khofifah-Emil.
Seperti diketahui, pasangan Khofifah-Emil diusung Partai Demokrat (13 kursi), Golkar (11 kursi), NasDem (4 kursi), Hanura (2 kursi), PAN (7 kursi), PPP (5 kursi), dan PKPI (non-kursi).
Di Pilgub Jawa Timur tahun ini, Khofifah-Emil akan bertarung melawan pasangan Saifullah Yusuf (Gus Ipul)-Puti Guntur Soekarno yang diusung PKB (20 kursi), PDIP (19 kursi), Gerindra (13 kursi), dan PKS (6 kursi).
(mdk/rnd)Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya