Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Zulkifli Hasan ogah berandai-andai PAN dapat jatah posisi menteri

Zulkifli Hasan ogah berandai-andai PAN dapat jatah posisi menteri Jokowi buka bersama di rumah Ketua MPR. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Merdeka.com - Wacana reshuffle kabinet terus berhembus kencang. Partai Amanat Nasional (PAN) disebut-sebut ditawarin posisi menteri untuk menggantikan kursi yang lowong itu.

Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan terlihat senang ekspresinya ketika ditanya jika partainya diajak gabung dengan pemerintah. Zulkifli mengaku memang saat ini PAN berada di luar pemerintahan, tetapi tak menutup kemungkinan partainya masuk ke dalam pemerintahan.

"Jangan kalau-kalau. Sekarang siap di luar pemerintah, sekarang. (Kalau ke depan) boleh diterjemahin masing-masing," kata Zulkifli dengan senyum-senyum di Kompleks Istana Kepresidenan, Jumat (3/7).

Zulkifli yang juga besan Amien Rais itu menambahkan, PAN menjadi partai yang bersahabat dengan pemerintah. Bila ada program yang memihak kepentingan rakyat, maka PAN akan mendukungnya. Begitu pun sebaliknya jika ada program yang tidak pro rakyat, partainya akan mengkritik dan mengingatkannya.

Lebih jauh, Zulkifli menegaskan, reshuffle kabinet merupakan hak prerogatif Presiden Joko Widodo. Partainya tak mau berandai-andai bakal ditawari satu atau dua posisi jabatan menteri.

"‎Kita dengan pemerintah, PAN adalah mitra yang kritis. Kita dukung kebijakan pemerintah karena dia pro-rakyat. Kalau tidak pro-rakyat kita kritik. Itu sikap PAN," jelas Zulkifli.

Ketika disinggung apakah sudah diminta Jokowi setor nama kader PAN untuk diplot sebagai menteri, Zulkifli hanya tersenyum senang. "Tahu dari mana sih. Tidak, di luar pemerintah buat PAN sama terhormatnya," tutupnya.

(mdk/efd)
Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP