Better experience in portrait mode.
Iklan - Geser ke atas untuk melanjutkan

Yusril sebut 3 parpol serius tanggapi safari politiknya

Yusril sebut 3 parpol serius tanggapi safari politiknya Yusril buka Mukernas PBB. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Bakal calon gubernur DKI Jakarta Yusril Ihza Mahendra semakin percaya diri untuk maju dalam Pilgub 2017. Dari sejumlah pimpinan partai politik (parpol) yang ditemuinya, pakar hukum tata negara ini menyebutkan ada 3 parpol yang sudah serius menanggapi safari politiknya.

"Paling serius ada Golkar, PKS, Gerindra juga. Yang lain-lain masih negosiasi, walaupun PKS mengumumkan mereka akan menempuh prosedur internal," kata Yusril usai menjadi khatib di masjid Nurul Iman, Blok M Square, Jakarta Selatan, Jumat (25/3).

Namun demikian, kata Yusril, PKS akan tetap melakukan survey terlebih dahulu. Menurutnya, parpol pada prinsipnya hanya akan mendukung calon yang memiliki potensi untuk melawan petahana Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok.

"Intinya partai-partai itu akan mengusung calon yang paling kuat untuk melawan petahana. Saya pikir dalam demokrasi harus seperti itu dan ini wajar saja terjadi. Jadi masyarakat bisa memilih siapa yang akan maju untuk DKI nanti," jelasnya.

Yusril mengaku, pembicaraannya selama ini ke berbagai petinggi parpol telah fokus pada pemilihan wakil yang akan mendampinginya nanti di Pilgub 2017.

"Saya sudah bicara ke DPW, DPD dan lalu dibawa ke pusat dan pusat yang akan memutuskan siapakah yang akan dianggap paling kuat untuk menghadapi petahana. Jadi pembicaraan ini sudah makin fokus kepada calon wakil yang akan dipasangkan," terang dia.

Tak hanya tiga partai di atas, dirinya mengklaim sudah mendapat dukungan dari kelompok masyarakat lain, seperti masyarakat Betawi yang ingin menduetkannya dengan Boy Sadikin merebut kursi DKI 1.

"Jadi kawan-kawan masyarakat Betawi dari pendukung PDI-P yang mencalonkan Boy Sadikin saya terima baik usul-usul mereka itu. Tapi, ada juga yang mengusulkan Pak Sandiaga Uno dari kalangan Gerindra. Ada Haji Oding dari kalangan masyarakat Betawi, termasuk Pak Nachrowi," lanjutnya.

Namun, dirinya mengaku tidak ingin terburu-buru dan akan membawa persoalan ini dalam forum musyawarah. "Tapi, lebih baik kita musyawarah dulu dengan teman-tema ini. Siapa yang paling pas dan memungkinkan kita memenangkan pilkada di DKI ini," tutupnya. (mdk/hrs)

Geser ke atas Berita Selanjutnya

Cobain For You Page (FYP) Yang kamu suka ada di sini,
lihat isinya

Buka FYP